Italia Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron Virus Corona

akhyar | Minggu, 28/11/2021 19:55 WIB


Orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien juga mengasingkan diri sebagai tindakan pencegahan, tambahnya Ilustrasi. Kota Venesia, Italia ( foto: instagram.com/mcruz.sanne)

JAKARTA - Italia pada hari Sabtu mengkonfirmasi kasus pertama varian coronavirus Omicron, yang baru-baru ini terdeteksi di Afrika Selatan.

Pasien, yang telah divaksinasi lengkap, kembali ke Italia dari Mozambik hanya beberapa hari yang lalu, kantor berita Italia ANSA melaporkan.

Orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien juga mengasingkan diri sebagai tindakan pencegahan, tambahnya

Italia pada Sabtu mengumumkan 12.877 kasus baru dan 93 kematian terkait virus corona.

Baca juga :
Obat Terbatas, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran

Minggu ini, para ilmuwan Afrika Selatan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan varian Omicron, yang memiliki beberapa mutasi yang dapat membawa risiko infeksi ulang. Varian yang sama juga terdeteksi di negara tetangga Botswana, serta Hong Kong, dan pertama kali terdeteksi pada 12-22 November sebelum diumumkan pada hari Kamis.

Baca juga :
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang

Pada hari Jumat, Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan strain itu sebagai "varian yang menjadi perhatian," menamakannya Omicron.

Beberapa negara di seluruh dunia kini telah melarang penerbangan dari lebih dari setengah lusin negara Afrika Selatan, termasuk Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, dan Eswatini, karena kekhawatiran akan varian baru.(VOA)

Baca juga :
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Omicron Afrika Selatan infeksi ulang melarang penerbangan