Abbas Kutuk Serangan Pasukan Israel di Kediaman Gubernur Palestina

akhyar | Selasa, 23/11/2021 08:57 WIB


Presiden Abbas mengapresiasi peran Ghaith dalam melayani rakyat Palestina di Yerusalem. Pasukan khusus Israel di dalam rumah Gubernur Yerusalem Adnan Ghaith.(foto: wafa.ps)

JAKARTA - Presiden Mahmoud Abbas mengutuk serangan brutal oleh pasukan Israel terhadap gubernur Palestina Adnan Ghaith beserta keluarganya di Yerusalem pada Senin (22/11)

Unit khusus pasukan Israel menyerbu rumah gubernur Palestina Adnan Ghaith di kampung Silwan, Yerusalem.

Pasukan Israel melemparkan bom suara ke dalam rumah dan menyerang Adnan Ghaith serta melukai beberapa anggota keluarga.

Selain menghancurkan isi rumah, pasukan Israel juga menahan tiga kerabat Adnan Ghaith.

Baca juga :
Makna dari Tradisi Pawai Obor Malam 1 Muharram di Indonesia

Melalui sambungan telepon, Presiden Abbas berbicara dengan Adnan Ghaith --yang juga adalah anggota Dewan Revolusi Fatah. Ia berharap Adnan Ghaith lekas pulih.

Baca juga :
Apa Itu Loving Day? Ini Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Presiden Abbas mengapresiasi peran Ghaith dalam melayani rakyat Palestina di Yerusalem.

Dia memuji ketabahan penduduk Muslim dan Kristen di kota Yerusalem dalam menghadapi tindakan otoritas pendudukan Israel.

Baca juga :
Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Setiap 12 Juni, Ini Sejarahnya

Ghaith mengatakan serangan terencana terhadap rumah dan keluarganya menunjukkan situasi warga Palestina di Yerusalem yang mengalami kekerasan fisik dari pasukan Israel setiap hari.

Selain itu, warga Palestina di Yerusalem mengalami aksi tidak manusiawi lainnya dari Israel seperti pemindahan paksa, penghancuran rumah, pengenaan pajak, maupun pembatasan aktivitas ekonomi.(Antara)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Abbas tidak manusiawi menghancurkan bom suara Israel