70 Pengemudi Truk Bantuan PBB Ditahan di Ethiopia

Akhyar Zein | Kamis, 11/11/2021 15:04 WIB


Tidak ada penjelasan yang diberikan kepada badan internasional tersebut mengapa para staf ditahan Ilustrasi. Truck bantuan dari PBB (foto: afro.news)

Katakini.com,- Ethiopia telah menahan sedikitnya 70 pengemudi truk yang membawa bantuan kemanusiaan atas nama PBB dan LSM internasional, kata seorang juru bicara PBB, Rabu.

Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio, mengatakan pada konferensi pers hariannya bahwa sembilan staf bantuan PBB masih ditahan oleh pemerintah Ethiopia.

"Kami menyerukan pembebasan mereka," katanya.

Pada hari Selasa, Dujarric mengatakan 16 staf nasional PBB ditahan di Ethiopia, sementara enam lainnya telah dibebaskan dan PBB "secara aktif bekerja" dengan pemerintah untuk mengamankan pembebasan segera mereka.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Tidak ada penjelasan yang diberikan kepada badan internasional tersebut mengapa para staf ditahan, kata Dujarric.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Ethiopia mengumumkan keadaan darurat pekan lalu ketika Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) membuat keuntungan militer di wilayah Amhara, yang berdekatan dengan wilayah Tigray.

TPLF mengatakan telah menguasai kota-kota strategis Disi dan Kombolcha di negara bagian utara Amhara.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Jutaan orang telah mengungsi karena konflik Tigray, menurut PBB, yang memperingatkan bencana kemanusiaan.

Perdana Menteri Abiy Ahmed mengirim pasukan ke Tigray November lalu sebagai tanggapan atas serangan terhadap kamp-kamp tentara oleh TPLF.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
pengemudi truk pembebasan TPLF bantuan