"Yahudi Terakhir" Afghanistan Tiba di Istanbul

Akhyar Zein | Senin, 18/10/2021 08:45 WIB


Turki telah memiliki komunitas Yahudi sejak zaman kuno, dan banyak orang Yahudi Spanyol dan Portugis yang diusir disambut ke dalam Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15.
  Ilustrasi. Bandara Istanbul, Turki ( foto: hurriyet daily)

Katakini.com,- Zebulun Simantov, yang dikenal sebagai orang Yahudi terakhir di Afghanistan, tiba di Istanbul pada hari Minggu setelah Turki memberinya visa.

Lahir di provinsi Herat Afghanistan di perbatasan Iran sebelum tinggal di ibukota Kabul, Simantov, 62, telah dievakuasi dari negara asalnya beberapa waktu lalu.

Simantov tiba di Bandara Istanbul dengan penerbangan terjadwal dari ibu kota Pakistan, Islamabad, berkat Turki yang mengeluarkan visa dan inisiatif serta bantuan dari Kementerian Luar Negeri Turki.

Simantov disambut oleh Mendy Chitrik, rabi Ashkenazi dari Istanbul, dan beberapa kerabatnya, dan kemudian pergi dengan mobil pribadi.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Simantov dikabarkan memiliki visa 90 hari dan akan tinggal di Istanbul untuk beberapa waktu.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Turki telah memiliki komunitas Yahudi sejak zaman kuno, dan banyak orang Yahudi Spanyol dan Portugis yang diusir disambut ke dalam Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15.

Istanbul khususnya masih mempertahankan komunitas Yahudi.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Turki juga dikenal karena menerima orang-orang Yahudi yang diselamatkan selama Perang Dunia II.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Yahudi visa Turki Perang Dunia II