Tren Global Penurunan Kematian Akibat Covid-19 Berlanjut

Akhyar Zein | Kamis, 14/10/2021 08:25 WIB


“Dan tentu saja, kematian tertinggi di negara-negara dan populasi yang paling sedikit mengakses vaksin.” Ilustrasi. Vaksinasi di Rwanda (foto: un.org)

Katakini.com,- Jumlah kematian mingguan yang dilaporkan akibat Covid-19 terus menurun di seluruh dunia dan sekarang berada pada level terendah dalam hampir satu tahun, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia pada Rabu.

Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus pada webinar Covid-19 mengatakan bahwa masih ada tiga negara di dunia yang belum mulai memvaksinasi rakyatnya: Burundi, Eritrea, dan Korea Utara.

Tedros mengatakan bahwa meski ada penurunan kematian mingguan akibat virus korona, jumlah korban "masih pada tingkat yang sangat tinggi - hampir 50.000 kematian seminggu, dan jumlah sebenarnya tentu lebih tinggi."

Dia mengatakan “kematian menurun di setiap wilayah kecuali Eropa, di mana beberapa negara menghadapi gelombang kasus dan kematian baru.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

“Dan tentu saja, kematian tertinggi di negara-negara dan populasi yang paling sedikit mengakses vaksin.”

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Kepala WHO mengatakan 56 negara yang dikeluarkan dari pasar vaksin global tidak dapat mencapai target vaksinasi 10 persen dari populasi mereka pada akhir September – dan kebanyakan dari mereka negara di Afrika.

 

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Negara berisiko

“Bahkan lebih banyak negara yang masih berisiko kehilangan target 40 persen pada akhir tahun ini,” kata Tedros.

“Sekitar setengah dari negara yang tersisa terbatas oleh pasokan. Mereka memiliki program vaksinasi yang sedang berjalan tetapi tidak memiliki persediaan yang cukup untuk mencapai target,” imbuh dia.

Dia menyerukan negara dan perusahaan Vaksin untuk mengontrol pasokan vaksin global untuk memprioritaskan pasokan untuk COVAX dan AVAT.

COVAX inisiatif dipimpin bersama oleh Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), Gavi, aliansi vaksin dunia, dan WHO, dengan mitra pengirimannya UNICEF untuk mempercepat pengembangan dan pembuatan vaksin Covid-19 yang adil dan merata. Sementara AVAT adalah Tim Tugas Akuisisi Vaksin Covid-19 Afrika.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
kematian Covid 19 vaksin COVAX Afrika