Lewat Suriah, Yordania Bakal Pasok Listrik ke Lenanon

Asrul | Kamis, 07/10/2021 12:02 WIB


Yordania setuju untuk memasok Lebanon dengan listrik melalui Suriah, beberapa minggu setelah Mesir  setuju untuk memasok  Beirut dengan gas. Pekerja beroperasi di menara tegangan tinggi setelah rusak pada 23 Mei 2019 [MAHMUD TURKIA/AFP

Jakarta, katakini.com - Yordania setuju untuk memasok Lebanon dengan listrik melalui Suriah, beberapa minggu setelah Mesir  setuju untuk memasok  Beirut dengan gas.

Pengumuman itu muncul setelah menteri listrik Yordania, Lebanon dan Suriah bertemu di Amman untuk membahas rencana kerja pengoperasian kembali jalur interkoneksi listrik antara Yordania dan Suriah.

“Pertemuan tersebut diadakan untuk membahas pengoperasian kembali jalur interkoneksi antara Yordania, Suriah, dan Lebanon untuk membantu saudara-saudara Lebanon memenuhi sebagian kebutuhan listrik mereka,” kata Menteri Energi Yordania Hala Zawati dilansir Middlleeast, Kamis (07/10).

Sementara itu, Menteri Energi Lebanon Walid Fayad mengatakan peta jalan telah disepakati untuk menghilangkan hambatan teknis, menambahkan bahwa langkah selanjutnya akan fokus mencari pendanaan untuk kesepakatan dari Bank Dunia.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Yordania dan Suriah memiliki sambungan listrik melalui saluran transmisi 400 kV yang didirikan pada tahun 2001, tetapi telah tidak berfungsi sejak 2012 karena alasan teknis.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Sedangkan Suriah memiliki jalur interkoneksi dengan Lebanon melalui jalur transmisi 400 kV, 230 kV, dan 66 kV.

Pada hari Minggu, Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Raja Yordania Abdullah II mengadakan percakapan telepon, komunikasi terbuka pertama mereka dalam satu dekade sejak  perang saudara Suriah  meletus.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Tanda lain dari hubungan yang memanas antara negara-negara tetangga setelah Amman memutuskan hubungan dengan Damaskus sebagai akibat dari kampanye brutalnya untuk meredam protes pro-demokrasi.

Pekan lalu, Yordania sepenuhnya  membuka kembali  penyeberangan perbatasan utamanya dengan Suriah dan, bulan lalu, maskapai utama, Royal Jordanian, mengumumkan dimulainya kembali penerbangan langsung ke Damaskus. 

Amman juga telah  bergabung dalam  upaya untuk mendukung kembalinya Damaskus ke Liga Arab.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Yordania Listrik Lebanon Wilayah Suriah