Keponakan Kaisar Jepang Siap Lepas Gelar Anggota Kerajaan Demi Nikahi Orang Biasa

Asrul | Senin, 04/10/2021 07:17 WIB


Keluarga kekaisaran Jepang mengumumkan bahwa keponakan kaisar Jepang akan menikahi tunangannya yang merupakan orang biasa bulan ini dan melepaskan gelarnya  Putri Mako dan Kekasih

Jakarta, katakini.com - Keluarga kekaisaran Jepang mengumumkan bahwa keponakan kaisar Jepang akan menikahi tunangannya yang merupakan orang biasa bulan ini dan melepaskan gelarnya sebagai anggota kerajaan.

"Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengatakan Putri Mako akan menikahi Kei Komuro pada 26 Oktober," lapor Kyodo News dilansir AA, Senin (04/10).

Mako dikabarkan didiagnosis dengan gangguan stres pasca-trauma kompleks yang disebabkan oleh apa yang diklaim sebagai pelecehan mental,merujuk pada liputan media yang berlebihan di sekitar sang putri dan keluarga Komuro dalam beberapa tahun terakhir.

Mako adalah putri tertua Putra Mahkota Fumihito, adik dari Kaisar Naruhito.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Mako dan Kei, keduanya berusia 29 tahun, bertemu pertama kali bertemu pada 2012 di International Christian University di Tokyo.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Mereka secara tidak resmi bertunangan pada tahun 2017 tetapi pernikahan itu ditunda karena masalah keuangan yang melibatkan ibu Komuro.

Pernikahan tersebut diperkirakan akan diadakan tanpa upacara ritual terkait, menjadikan Mako wanita pertama anggota keluarga kerajaan yang melewatkan tradisi setelah Perang Dunia II.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Dengan menikahi orang luar, Mako akan kehilangan gelarnya sebagai anggota kerajaannya tetapi berhak mendapatkan kompensasi uang sekitar USD1,3 juta dari keluarga kaisar.

Namun, sang putri telah mengindikasikan bahwa dia tidak akan menerima uang itu, sehingga menjadikan Mako sebagai bangsawan Jepang pertama yang menolak tawaran tersebut.

Pasangan itu akan mendaftarkan pernikahan mereka di Tokyo sebelum pindah ke AS, tempat Komuro bekerja untuk sebuah firma hukum.

Karena anggota keluarga kekaisaran Jepang tidak memiliki paspor, Mako harus mendaftarkan dirinya sebagai anggota keluarga Komuro untuk mengajukan paspor setelah menikah, kata laporan itu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kekaisaran Jepang Putri Mako Anggota Kerajaan