Menteri Desa PDTT, Tinjau Desa Wisata yang Sedot Ribuan Pengunjung Per Bulan

yahya | Jum'at, 01/10/2021 15:19 WIB


Gus Menteri juga meninjau aktivitas kerajinan tas rajut yang juga dikelola oleh BUMDes Desa Selasari. Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (jongkong) saat meninjau Desa Wisata River Tubing di Pangandaran, Jawa Barat. Foto: humas/katakini.com

PANGANDARAN - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meninjau pengembangan Desa Wisata Selasari, Santirah River Tubing di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021).

Desa wisata ini berhasil menyedot hingga 1.800 pengunjung per bulan. Namun angka ini menurun drastis sejak terjadinya pandemi covid-19.

Saat meninjau pengembangan wisata desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Selasari ini, Halim Iskandar mengecek fasilitas infrastruktur yang masih dibutuhkan.

Ia juga berdiskusi dengan Pengurus BUMDes, Kepala Desa, dan Masyarakat setempat terkait pengembangan salah satu unit usaha BUMDes tersebut, agar dapat menarik pasar yang lebih luas.

Baca juga :
Hukum Dzikir Berjamaah Suara Keras Menurut Tuntunan Rasulullah

Selain itu, Gus Menteri juga meninjau aktivitas kerajinan tas rajut yang juga dikelola oleh BUMDes Desa Selasari.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Barcelona vs Rayo Vallecano

Sementara sebelumnya, di hari yang sama, Gus Menteri juga meninjau pengembangan wisata desa di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Desa Cintaratu juga memiliki wisata air berupa river tubing yang dikenal dengan Wisata Jojogan. Wisata Jojogan merupakan salah satu unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Desa Cintaratu.

Baca juga :
Hukum Mengkhususkan Jumlah Dzikir Menurut Dalil Syariat Islam

Gus Menteri mengakui, BUMDes yang bergerak di Bidang Pariwisata mengalami dampak signifikan akibat pandemi covid-19. Meski demikian, ia meminta pengembangan desa wisata terus dilakukan untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat desa.

Ia berharap, pengembangan desa wisata tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas UMKM di desa setempat.

"Kalau soal covid-19 jangan dibahas. Semua BUMDes juga mengalami hal yang sama (penurunan pendapatan). Tapi harus siap, karena minat masyarakat untuk berwisata pasti sangat naik setelah ini," ujarnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mendes PDTT desa wisata river tubing Pangandaran