AS Desak Iran Beri Akses Kamera Pengawas di Situs Nuklir

Asrul | Senin, 27/09/2021 18:25 WIB


Akses yang dimaksud ialah memasang kembali kamera seperti yang disepakati bulan ini. Jika tidak, Washington mengancam Teheran akan menghadapi tindakan diplomatik oleh Dewan Gubernur IAEA. Pandangan umum menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Iran Natanz, 270 km selatan Teheran, 30 Maret 2005 [BEHROUZ MEHRI/AFP

Wina, katakini.com - Amerika Serikat (AS) mendesak supaya memberikan akses kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA), ke sebuah bengkel di kompleks TESA Karaj.

Akses yang dimaksud ialah memasang kembali kamera seperti yang disepakati bulan ini. Jika tidak, Washington mengancam Teheran akan menghadapi tindakan diplomatik oleh Dewan Gubernur IAEA.

"Kami meminta Iran untuk memberikan IAEA akses yang diperlukan tanpa penundaan lebih lanjut," kata pernyataan AS pada pertemuan dewan IAEA pada Senin (27/9) dikutip dari Reuters.

"Jika Iran gagal melakukannya, kami akan berkonsultasi dengan Anggota Dewan lainnya dalam beberapa hari mendatang untuk memberikan tanggapan yang tepat," sambung AS.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Sebelumnya, IAEA pada Minggu (26/9) kemarin mengatakan bahwa Iran gagal sepenuhnya menghormati persyaratan kesepakatan yang dibuat dua minggu lalu, untuk memungkinkan pengawas mendapatkan akses pemantauan di negara itu.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

"Direktur Jenderal (IAEA) (Rafael Grossi) menekankan bahwa keputusan Iran untuk tidak mengizinkan akses agen ke bengkel pembuatan komponen sentrifugal TESA Karaj, bertentangan dengan persyaratan yang disepakati dari pernyataan bersama yang dikeluarkan pada 12 September," kata IAEA dalam sebuah pernyataan.

Diketahui, bengkel itu menjadi korban sabotase pada Juni lalu di mana salah satu dari empat kamera IAEA di sana hancur. Iran belum mengembalikan "media penyimpanan data" kamera itu, dan IAEA mengatakan dalam sebuah laporan bulan ini bahwa mereka telah meminta Iran untuk menemukannya dan menjelaskannya. Berdasarkan kesepakatan, IAEA akan mengganti kameranya.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
IAEA Badan Atom Internasional Iran Nuklir