Dievakuasi dari Afghanistan, Houssain Rasouli Akhirnya Berlaga di Paralimpiade Tokyo

Ariyan Rastya | Selasa, 31/08/2021 21:28 WIB


Atlet berusia 26 tahun itu finis terakhir di final lompat jauh T47. Atlet Afghanistan Hossain Rasouli. Foto: bbc

Tokyo - Atlet yang dievakuasi dari Afghanistan, Hossain Rasouli, akhirnya mendapat kesempatan untuk bersaing di Paralimpiade Tokyo pada hari Senin 31 Agustus 2021.

Rasouli adalah salah satu dari dua atlet Afghanistan yang dievakuasi dengan aman pekan lalu dalam "operasi global besar".

Dilansir dari BBC News, atlet berusia 26 tahun itu finis terakhir di final lompat jauh T47.

Dia tiba di Tokyo pada hari Minggu, terlambat untuk bertanding di nomor 100m favoritnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Atlet Lompat Jauh dari Amerika, Roderick Townsend mengatakan dirinya tidak tahu bahwa Rasouli akan bersaing sampai dia melihat 13 nama di daftar awal, bukannya 12.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Saya melihat namanya di sana. Dengan semua yang terjadi saat ini, mau tidak mau saya merasakan kegembiraan untuknya," kata Townsend.

Dalam pertandingan terlihat tangan kiri Rasouli diamputasi dikarenakan ledakan ranjau yang menimpa Afghanistan beberapa pekan lalu.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Rekan senegaranya, Zakia Khudadadi, 23, akan menjadi wanita pertama yang mewakili Afghanistan di Paralimpiade ketika dia berkompetisi pada hari Kamis dalam kategori berat taekwondo -49 kg K44 putri.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hossain Rasouli Afghanistan Paralimpiade Tokyo