2.500 warga Amerika Dievakuasi Dari Kabul Dalam Seminggu Terakhir

Akhyar Zein | Minggu, 22/08/2021 09:02 WIB


HomeGlobalInternasional Sejumlah Negara di Eropa Lanjut Evakuasi Warganya yang Berada di Afghanistan Teddy Tri Setio BertyTeddy Tri Setio Berty 18 Agu 2021, 11:57 WIB 14 Selamatkan Diri dari Taliban, Warga India Ramai-Ramai Tinggalkan Afghanistan Perbesar Warga negara India duduk di atas pesawat militer India untuk dievakuasi setelah pengambilalihan Afghanistan oleh pejuang Taliban di bandara di Kabul (17/8/2021)(foto: AFP/ liputan6.com).

Washington, Katakini.com - Para pejabat AS mengatakan bahwa Washington berjuang melawan "ruang dan waktu" untuk mengevakuasi orang-orang dari Afghanistan.

Amerika Serikat telah mengevakuasi 2.500 warga Amerika dari Kabul selama seminggu terakhir, kata para pejabat tinggi AS pada Sabtu (21/8).

Saat memberikan pengarahan kepada wartawan di Pentagon, Mayor Jenderal William Taylor mengatakan 17.000 orang sejauh ini telah dievakuasi dari Afghanistan, termasuk 2.500 warga Amerika.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby mengatakan dia tidak memiliki "angka pasti" tentang berapa banyak orang Amerika yang masih berada di Kabul dan Afghanistan secara keseluruhan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Kami berjuang melawan waktu dan ruang. Itulah perjuangan yang kami lakukan saat ini. Dan kami mencoba melakukan ini secepat dan seaman mungkin," kata Kirby.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Kirby menolak untuk menggambarkan secara spesifik "dinamika ancaman" di Kabul tetapi menyebut situasi keamanan di sana "tidak pasti dan dinamis."

Kirby juga mengatakan bahwa pemerintah AS bertujuan untuk "mengeluarkan sebanyak mungkin orang dengan secepat mungkin. Dan itulah yang menjadi fokusnya."

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Mayor Jenderal William Taylor, dengan Staf Gabungan militer AS, mengatakan bahwa 3.800 orang dievakuasi dengan menggunakan penerbangan militer AS dan pesawat sewaan dari bandara Kabul dalam 24 jam terakhir.

Seminggu setelah kelompok militan Taliban menguasai Afghanistan, Amerika Serikat berusaha mati-matian untuk mengevakuasi ribuan orang --termasuk warga Amerika dan warga Afghanistan, yang berisiko setelah bekerja dengan pasukan pimpinan AS selama perang dua dekade di negara itu.

Sejumlah kekacauan terjadi di bandara Kabul saat evakuasi berlangsung.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
evakuasi Warga AS Kabul Taliban Afghanistan