Brunei Catat 42 Penambahan Kasus COVID-19

Tim Cek Fakta | Senin, 09/08/2021 21:05 WIB


Pihak berwenang juga menyelidiki kemungkinan penyeberangan perbatasan ilegal antara Brunei dan Malaysia menjadi sumber kasus infeksi. Ilustrasi virus corona, (Shutterstock)

BANDAR SERI BEGAWAN - Brunei Darussalam mencatat 42 kasus COVID-19 pada Senin (9/8/2021), rekor penambahan kasus dalam sehari, setelah pada akhir pekan menemukan kasus pertama penularan lokal dalam 15 bulan.

Brunei telah menerapkan aturan karantina yang ketat bagi pelancong yang masuk dan telah melaporkan 406 kasus infeksi sejak awal pandemi.

Satu klaster dalam wabah saat ini terkait dengan pusat karantina hotel, kata Menteri Kesehatan Mohd Isham Jaafar.

"Dibandingkan (wabah) tahun lalu, kami tidak tahu asal dari banyak kasus kali ini," kata Mohd Isham Jaafar dalam konferensi pers, Senin.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Wabah itu menyebabkan pusat karantina cepat terisi, dan pihak berwenang juga menyelidiki kemungkinan penyeberangan perbatasan ilegal antara Brunei dan Malaysia menjadi sumber kasus infeksi terkini, katanya.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

"Kita tahu bahwa rantai terlemah adalah jalur penyelundupan dan garis depan dari bandara ke hotel," tambahnya.

Mohd Isham mengatakan pada akhir pekan bahwa sampel yang diambil dari orang yang terinfeksi telah dikirim ke Singapura untuk menguji keberadaan varian Delta yang lebih menular.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

Pada Sabtu, Brunei mencatat tujuh infeksi COVID-19 yang ditularkan antarwarga masyarakat, kasus infeksi pertama sejak Mei 2020.

Negara itu segera menerapkan kembali pembatasan mobilitas masyarakat secara ketat, termasuk melarang sebagian besar pertemuan publik.

Sekolah, masjid, dan sebagian besar bisnis yang tidak penting telah ditutup.

Sekitar 33 persen dari populasi Brunei yang berjumlah 450.000 orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, menurut data pemerintah yang diterbitkan pada Minggu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Brunei Darussalam Covid 19