PBB: Skala Pemanasan Global Capai Titik Paling Mengkhawatirkan Dalam Ribuan Tahun

Akhyar Zein | Senin, 09/08/2021 19:44 WIB


Menurut WMO, perubahan terjadi akibat emisi gas rumah kaca di masa lalu yang terjadi terus-menerus selama berabad-abad, terutama di lautan dan lapisan es. Ilustrasi (foto: AFP)

Jenewa, Katakini.com – Dalam laporan iklim terbarunya yang dirilis pada Senin, PBB mengungkapkan bahwa skala pemanasan di dunia merosot ke titik yang paling mengkhawatirkan dalam ribuan, bahkan ratusan ribu tahun.

Laporan Kelompok Kerja Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), Climate Change 2021: the Physical Science Basis memberikan penilaian paling jelas dan paling komprehensif tentang pemanasan atmosfer, lautan, dan daratan.

“Skala baru-baru ini mencapai titik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam ribuan, atau mungkin ratusan ribu tahun,” kata Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Menurut WMO, perubahan terjadi akibat emisi gas rumah kaca di masa lalu yang terjadi terus-menerus selama berabad-abad, terutama di lautan dan lapisan es.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia telah mempengaruhi cuaca dan iklim ekstrem di setiap wilayah di seluruh dunia.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bukti perubahan ekstrem yang teramati seperti gelombang panas, curah hujan deras, kekeringan, dan siklon tropis yang intens, khususnya sejak tahun 2014.

“Kenyataan pahit dari perubahan iklim dapat kita saksikan di hadapan kita secara real-time,” kata Sekretaris Jenderal WMO Petteri Taalas.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Ini hanyalah awal dari bencana yang akan dihadapi generasi mendatang," kata dia lagi.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
pemanasan emisi gas rumah kaca WMO