Bawaslu Nyatakan Tak Ada Pelanggaran dalam Pemungutan Suara Ulang Sabu Raijua

Tim Cek Fakta | Rabu, 28/07/2021 15:15 WIB


Pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati setelah sebelumnya kemenangan bupati terpilih Orient Riwu Kore dianulir Mahkamah Konstitusi. Ilustrasi Pilkada Serentak 2020

KUPANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyatakan tahapan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tidak ada pelanggaran.

"Berdasarkan laporan yang diterima dari Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua bahwa tidak ada pelanggaran pemilu. Seluruh tahapan dalam PSU dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan," kata Koordinator Divisi dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur Jemris Fointuna di Kupang, Rabu (28/7/2021).

Jemris mengatakan hal itu terkait pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Sabu Raijua yang telah berlangsung pada 7 Juli 2021.

Pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bersaing dalam pemilihan kepala daerah tersebut, setelah sebelumnya kemenangan bupati terpilih Orient Riwu Kore dianulir Mahkamah Konstitusi karena calon bupati terpilih Orient Riwu Kore terkendala status kewarganegaraan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kedua pasangan calon peserta PSU di Kabupaten Sabu Raijua yakni pasangan calon nomor urut 1, Nikodemus N. Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale, dan pasangan calon nomor urut 3 Takem Irianto Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Ia mengatakan sampai pada tahapan penetapan rekapitulasi perolehan suara pasangan calon tidak ada pelanggaran pemilu yang ditemukan Bawaslu.

"Sampai tahapan ini, Bawaslu tidak ada temuan maupun laporan masyarakat,"tegas Jemris.Ia mengatakan tahapan selanjutnya yakni penetapan pasangan calon terpilih dan selanjutnya paslon terpilih yang telah ditetapkan diusulkan ke Kemendagri melalui Gubernur NTT.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Bawaslu terus mengawasi sampai dengan pengusulan pengesahan dan pengangkatan paslon terpilih," tegas Jemris.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pilkada pemilihan Kabupaten Sabu Raijua