Kelaparan dan Kurang Gizi Meningkat Tahun 2020 Karena Pandemi

Akhyar Zein | Selasa, 13/07/2021 11:20 WIB


10 persen populasi dunia mengalami malnutrisi sebagai dampak pandemi Covid-19 Orang tua dan anak-anak paling menderita akibat kerawanan pangan di Ambovombe, Madagaskar, 12 Juni 2021, (foto: WFP/ voaindonesia)

Katakini.com - Tingkat kelaparan dan kekurangan gizi dunia memburuk secara dramatis tahun lalu, khususnya karena pandemi Covid-19.

Krisis itu dibahas dalam laporan badan-badan PBB yang dirilis pada Senin.

Badan-badan PBB, termasuk Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Program Pangan Dunia (WFP) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis laporan komprehensif pertama tentang kerawanan pangan dan gizi sejak awal pandemi.

Laporan tersebut mengungkapkan tingkat kelaparan dan kurang gizi di dunia meningkat dari 8,4 persen pada 2019 menjadi 10 persen pada 2020, dan pandemi Covid-19 punya andil yang signifikan dalam peningkatan ini.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Jumlah orang yang kelaparan dan kekurangan gizi naik menjadi hampir 768 juta tahun lalu, atau bertambah sekitar 118 juta.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Menurut Johns Hopkins University AS, sejak Desember 2019, pandemi telah merenggut lebih dari 4,03 juta nyawa di 192 negara dan wilayah, dengan lebih dari 187,05 juta kasus dilaporkan di seluruh dunia.(AA)

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
kelaparan kurang gizi FAO pandemi