Polisi Rusia Tangkap Petugas Kesehatan Pembuat Sertifikat Vaksin Palsu

Asrul | Kamis, 08/07/2021 03:05 WIB


Polisi Rusia berhasil menahan oknum petugas kesehatan di wilayah Kaliningrad, karena diduga menjual sertifikat vaksinasi virus corona palsu. Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto: Detik Health)

Moskow, katakini.com - Polisi Rusia berhasil menahan oknum petugas kesehatan di wilayah Kaliningrad, karena diduga menjual sertifikat vaksinasi virus corona palsu.

Moskow dan sejumlah wilayah Rusia mengambil tindakan keras untuk mendorong masyarakat disuntik vaksin Covid-19, termasuk mewajibkan vaksinasi untuk jenis pekerjaan tertentu.

Kebijakan itu mendorong beberapa orang ke pasar gelap online untuk membeli sertifikat vaksinasi, berdasarkan keterangan investigasi otoritas Rusia.

Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tersangka, seorang administrator di sebuah klinik di Kaliningrad, diduga mengeluarkan sertifikat vaksinasi palsu kepada lebih dari 20 orang.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dikutip dari Reuters pada Kamis (8/7), pelanggaran tersebut akan berbuah hukuman penjara di bawah hukum Rusia. Sementara pelaku juga diduga menuangkan isi vaksin untuk digunakan oleh orang-orang yang membeli sertifikat palsu.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Kremlin menyalahkan lonjakan baru kasus virus corona varian Delta yang lebih menular terjadi karena keengganan masyarakat untuk divaksinasi, padahal vaksin sudah tersedia secara luas.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rusia Sertifikat Vaksinasi Pemalsuan Dokumen Vaksin Covid 19