• Beranda
  • News
  • Kesra
  • Bisnis
  • Ototekno
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Terkini

Sandiaga Uno Promosikan Geopark Rammang Rammang ke dunia

yahya | Kamis, 17/06/2021 23:37 WIB


Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia. Kawasan Geopark Rammang-Rammang, Maros, Sulawesi Selatan. Foto: ramahtraveler

Katakini.com - Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mempromosikanGeopark dan Desa Wisata Rammang-Rammang ke dunia melalui sosial media dan siaran langsung dengan kolega di luar negeri.

Demikian disampaikan Bupati Maros Chaidir Syam di sela mendampingi Menparekraf di lokasi desa wisata di Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (17/6/2021).

"Sepanjang menyusuri sungai di kawasan Rammang-Rammang, Pak menteri memperkenalkan kawasan karst terpanjang kedua di dunia setelah Cina ini," kata  Chaidir.

Ramang-Ramang berada di Dusun Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hanya 40 km dari Makassar dan kurang lebih 10 km dari Maros.

Baca juga :
Obat Terbatas, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran

Objek wisata Ramang Ramang adalah gugusan karst atau pegunungan kapur. Di seluruh dunia hanya ada tiga lokasi yang memiliki bentangan karst yang cukup luas, salah satunya di Maros. Dua lainnya berada di China Selatan dan Vietnam. Gugusan karst Ramang Ramang ini adalah pegunungan kapur terluas kedua setelah China.

Baca juga :
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang

Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia.

Pengajuan dialamatkan kepada Serketariat UNESCO di Paris seperti tertuang dalam surat 66600/A6/KS/2020 ditandatangani Executive Chairman for Indonesia Nasional Commision for UNESCO Prof Arief Rachman.

Baca juga :
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat

Sebelumnya, Geopark Ramang Ramang telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada November 2017.

"Dilihat dari potensinya Ramang Ramang ini harusnya masuk dalam destinasi wisata kelas dunia, karena tidak semua tempat memilikinya. Saat ini kami istilahkan masih tidur dan tersembunyi. Adalah tugas kami membangunkannya dan mengungkap pesonanya agar warga dunia mengetahui nilai kelangkaannya, eksotismenya," ujar Sandiaga Uno dalam kunjungan kerja ke desa wisata Ramang Ramang.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya akan mengikutsertakannya dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Apalagi keindahan alam menjadi salah satu kategori penilaian dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Kategori lainnya adalah homestay, konten kreatif, desa digital, kuliner, kerajinan tangan, dan CHSE.

Penetapan kategori tersebut bertujuan untuk mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

Saat ini sudah 231 desa mendaftar di ADWI 2021 sejak dibuka pendaftarannya pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 16 Juli 2021 mendatang.

ADWI juga memiliki misi untuk membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi di tingkat pedesaan. "Bagi kami industri wisata dan kebangkitan ekonomi dimulai dari desa wisata. Kami mengharapkan program ini mampu membuka peluang ekonomi, lapangan usaha, lapangan kerja seluas- luasnya," kata Sandi.

Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang, dan maju yang belum mendaftarkan di program ADWI 2021. Kemenparekraf mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Untuk menjadikan Ramang Ramang sebagai destinasi wisata kelas dunia, Menparekraf akan memotivasi warga agar mempertahankan kualitas homestay. Kemudian, pihaknya mengeksposnya melalui platform digital oleh para konten kreator, salah satunya pasangan terheboh saat ini Atta Halilintar dan Thoriq Halilintar yang memiliki jutaan subscriber.

 

Pihaknya juga akan membuat jaringan internet dengan pembuatan tower BTS untuk menjamin koneksi internet yang selama ini kurang kuat dan tidak stabil di desa wisata Ramang Ramang menjadi lebih kuat sinyalnya dan stabil.

Sandiaga berharap, semua itu bermuara pada upaya membangkitkan ekonomi desa wisata. Banyaknya, peluang menghadirkan wisatawan baik lokal maupun internasional akan menaikkan pendapatan warga desa wisata.

"Bagi kami ini adalah pemerataan ekonomi yang tidak tersentuh langsung oleh program pembangunan nasional yang sedang berjalan," tegas Sandiaga Uno seperti dilansir antaranews.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
geopark rammang rammang Unesco

Terkini | Kamis, 04/06/2026 21:46 WIB

Asal-usul dan Makna di Balik Peringatan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni

3 Negara Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026

Inilah Daftar Tim Underdog di Piala Dunia 2026

INDEKS

Terpopuler

Senin, 01/06/2026

Jadwal Lengkap Libur Nasional Bulan Juni 2026

Minggu, 31/05/2026

Hari Tanpa Tembakau Sedunia Setiap 31 Mei: Ini Sejarah dan Maknanya

Senin, 01/06/2026

20 Ucapan Hari Lahir Pancasila untuk Caption Medsos

Sabtu, 30/05/2026

Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

NEWS

Kamis, 04/06/2026
Obat Terbatas, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran
Kamis, 04/06/2026
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang
Kamis, 04/06/2026
AS Tuntut Pembebasan Warga AS yang Ditawan oleh Tentara Israel
Kamis, 04/06/2026
Satu Prajurit UNIFIL Kembali Tewas dalam Serangan Mortir di Lebanon Selatan

VIDEO

Rabu, 14/01/2026
Miris! Wanita Tunanetra Terjatuh di Got Sekitar Halte Transjakarta Kejaksaan Agung
Rabu, 14/01/2026
Kepala Sekolah di Lampung Protes Menu MBG yang Tidak Layak
Kamis, 25/12/2025
Prabowo Sebut Ada Pihak yang Hambat Penyelidikan Kawasan Hutan
Kamis, 25/12/2025
Jaksa Agung Serahkan Uang Sitaan Rp6,6 Triliun ke Kemenkeu

OASE

Kamis, 04/06/2026
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat
Selasa, 02/06/2026
3 Cara Berbakti ke Orang Tua yang Telah Wafat
Selasa, 02/06/2026
Bacaan Doa dan Artinya untuk Kedua Orang Tua
Minggu, 31/05/2026
Ini 7 Fenomena Sains di Al-Qur`an yang Baru Dibuktikan Zaman Sekarang

BISNIS

Kamis, 04/06/2026
Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar Tahun Ini
Kamis, 04/06/2026
BI Perkuat Intervensi Pasar Modal Saat Rupiah Melemah
Rabu, 03/06/2026
SLUP Kembali Berikan Penghargaan The Best Vessel ke Awak Kapal Terbaik
Rabu, 03/06/2026
Hingga 2028, PLN Bakal Rampingkan 44 Entitas Usaha Menjadi 23

KESRA

Sabtu, 16/05/2026
Kemenhaj Hormati Perbedaan Pandangan soal Fatwa Pembayaran Dam Haji
Minggu, 10/05/2026
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo Siap Halau Kapal Asing Ambil Ikan di Laut RI
Sabtu, 09/05/2026
Wamensos Wanti-wanti Aset Sekolah Rakyat Jangan Diselewengkan
Senin, 04/05/2026
Napak Tilas Padjadjaran, Mahkota Binokasih dari Sumedang Diarak Keliling Jabar

SPORT

Kamis, 04/06/2026

3 Negara Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026

Kamis, 04/06/2026

Inilah Daftar Tim Underdog di Piala Dunia 2026

Kamis, 04/06/2026

5 Pemain `Underrated` Ini Sukses Meraih Gelar Juara Piala Dunia

Rabu, 03/06/2026

Ini 5 Pemain Bintang yang Belum Pernah Juara Piala Dunia

GAYA HIDUP

Kamis, 04/06/2026
Asal-usul dan Makna di Balik Peringatan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni
Kamis, 04/06/2026
Begini Butir Piagam Jakarta Sebelum Diubah Menjadi Pancasila
Kamis, 04/06/2026
Benarkah Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke?
Kamis, 04/06/2026
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui
Lihat Versi Desktop
Back to Top
Beranda News Kesra Bisnis Ototekno Gaya Hidup Sport Terkini
© 2014 katakini.com All rights reserved.
Susunan Redaksi | Alamat dan Kontak | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Siber | Privacy Policy |