Korban Jiwa Demonstran Anti-junta di Myanmar Mencapai 247 Orang

Akhyar Zein | Senin, 22/03/2021 06:40 WIB


Sejauh ini 2.345 orang yang ditangkap dan mendapatkan berbagai tuduhan Seorang kerabat membawa foto korban tewas dalam demonstrasi menentang junta militer di Myanmar. (foto: Stringer)

Katakini.com – Korban meninggal dunia akibat perlakuan keras militer Myanmar pada demonstran anti-junta mencapai 247 orang, ujar Assistance Association for Political Prisoners (AAPP), Minggu.

Sejauh ini sudah  ada 2.345 orang yang ditangkap dan mendapatkan berbagai tuduhan sejak kudeta 1 Februari lalu.

Sebanyak 15 orang di antaranya sudah mendapatkan vonis, 88 orang sedang dalam dakwaan dan 351 orang dibebaskan, lapor NGO itu.

Sebanyak 1.994 masih dalam penahanan.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
- Desak hentikan kekerasan

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Sebelumnya Presiden Indonesia Joko Widodo mendesak pemerintahan junta menghentikan kekerasan dalam menindak demonstrasi anti-kudeta.

Dia juga akan berbicara dengan Sultan Brunei Darussalam yang saat ini menjabat Ketua ASEAN meminta diselenggarakan pertemuan tingkat tinggi membahas kondisi Myanmar.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

"Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita dan simpati mendalam kepada korban dan keluarga korban akibat penggunaan kekerasan di Myanmar," jelas Presiden Jokowi.(Anadolu Agency)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
perlakuan keras AAPP demonstrasi