Tunisia Luncurkan Kampanye Vaksinasi Demi Lawan Covid

| Minggu, 14/03/2021 08:03 WIB


Tunisia meluncurkan kampanye vaksinasi hari ini untuk melawan pandemi virus corona, beberapa hari setelah menerima gelombang pertama vaksin Sputnik V Rusia. Orang-orang memakai masker karena pandemi virus Corona (COVID-19) di Tunis, Tunisia pada 11 Mei 2020 [Yassine Gaidi / Anadolu Agency]

Jakarta, katakini.com - Tunisia meluncurkan kampanye vaksinasi hari ini untuk melawan pandemi virus corona, beberapa hari setelah menerima gelombang pertama vaksin Sputnik V Rusia.

Tunisia menerima 30.000 dosis vaksin Rusia pada hari Rabu. Tahap itu adalah bagian dari pengiriman 500.000 dosis yang dijadwalkan didapat negara Afrika Utara itu dari Sputnik V.

Perawat Mehreziya al-Humami, 54, di Rumah Sakit El-Menzeh di ibukota Tunis mengambil suntikan pertama.

"Menyuntik staf medis adalah pengakuan atas upaya kami dalam memerangi virus," kata Al-Humami dilansir Middleeast, Minggu (14/03).

Baca juga :
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang

Kementerian Kesehatan Tunisia mengatakan petugas kesehatan dan lansia akan menjadi yang pertama divaksinasi terhadap COVID-19.

Baca juga :
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat

Tunisia akan mendapatkan 137.000 dosis AstraZeneca Inggris minggu depan dan 94.600 dosis Pfizer-BioNTech AS-Jerman pada akhir bulan sebagai bagian dari program COVAX global yang bertujuan untuk menyediakan vaksin bagi negara-negara berkembang.

Tunisia bertujuan untuk memvaksinasi 50 persen dari 11 juta populasinya dalam periode mendatang.

Baca juga :
Asal-usul dan Makna di Balik Peringatan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni

Negara Afrika Utara itu sejauh ini telah mengkonfirmasi 240.617 infeksi virus, termasuk 8.329 kematian.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Tunisia Vaksin Covid