Bantu Krisis di Yaman, Arab Saudi Sumbang Rp 6,1 Triliun

Asrul | Selasa, 02/03/2021 21:10 WIB


Kerajaan telah memberikan dukungan dan bantuan kepada jutaan orang yang membutuhkan dan memiliki tujuan yang sama untuk mengurangi efek krisis kemanusiaan. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz (foto : kompas)

Riyadh, katakini.com- Arab Saudi mengatakana akan menyumbangkan $ 430 juta atau sekitar Rp 6,1 triliun untuk tanggapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap krisis kemanusiaan  di Yaman.

Supervisor jenderal Pusat Bantuan dan Pertolongan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief), menyampaikan hal tersebut selama konferensi janji virtual yang diselenggarakan bersama oleh Swedia dan Swiss pada Senin (1/3).

"Karena minat besar meringankan penderitaan rakyat Yaman, saya dengan senang hati mengumumkan, Kerajaan Arab Saudi telah menjanjikan $ 430 juta untuk mendukung Rencana Tanggap Kemanusiaan Yaman 2021, yang akan dilaksanakan melalui badan-badan PBB, organisasi internasional, dan organisasi lokal. dan LSM regional," kata Al-Rabeeah pada konferensi tersebut, seperti dilansir dari Arab News.

Dia mengatakan Kerajaan telah memberikan dukungan dan bantuan kepada jutaan orang yang membutuhkan dan memiliki tujuan yang sama untuk mengurangi efek krisis kemanusiaan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dia menambahkan, Arab Saudi termasuk negara donor teratas dalam memberikan bantuan kemanusiaan secara regional dan internasional, khususnya di Yaman.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Kami bertemu hari ini di tengah krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung yang telah dihadapi Yaman, bersama dengan semua tantangan ekonomi, kesehatan dan politik tambahan yang telah diciptakan oleh pandemi COVID-19 di sana," kata dia.

Al-Rabeeah mengatakan milisi Houthi yang didukung Iran telah menyebabkan eskalasi besar krisis dengan serangan baru-baru ini di Gubernuran Marib, yang merupakan tempat berlindung yang aman bagi para pengungsi internal.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Milisi Houthi juga meningkatkan tindakan teroris mereka untuk mengancam negara-negara tetangga," kata Al-Rabeeah.

Dia merujuk pada peningkatan serangan lintas batas yang menargetkan wilayah sipil di Arab Saudi.

"Ini membutuhkan pendirian yang tegas dan tegas dari komunitas internasional untuk melindungi rakyat Yaman dan untuk mencapai solusi berkelanjutan yang mencapai keamanan, stabilitas dan pembangunan untuk Yaman, dan pada akhirnya untuk kawasan dan dunia," kata Al-Rabeeah.

Total $ 1,7 miliar dijanjikan selama konferensi, dari $ 3,85 yang diminta oleh PBB.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Krisis Yaman PBB