Kampanye Mogok Mobil di Myanmar Halau Tentara dan Truk Polisi

akhyar | Rabu, 17/02/2021 22:19 WIB


Mobil-mobil berderet terparkir di tengah jalan di Yangon Demo anti kudeta di Mynmar

Katakini.com – Para pengunjuk rasa di Myanmar yang menentang kudeta militer atas pemerintahan sipil memarkirkan mobil mereka di tengah jalan di kota utama Yangon, pada Rabu.

“Kampanye mogok mobil” itu bertujuan untuk memblokade tentara dan truk polisi yang berupaya membubarkan demonstrasi, kutip Channel News Asia.

Mereka menggalang seruan pemogokan itu lewat media sosial, setelah militer mencabut pemblokiran internet.

Pada 1 Februari lalu, militer Myanmar menangkap pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan sederet tokoh partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dengan tuduhan “kecurangan pemilu”.

Baca juga :
Hukum Puasa Hari Tertentu Karena Tradisi Menurut Syariat

Militer juga memberlakukan kondisi darurat selama setahun dan menyerahkan kekuasaan kepada panglima Min Aung Hlaing.

Baca juga :
Hari Hiu Paus Sedunia Setiap 30 Agustus, Ini Sejarah hingga Maknanya

Militer menuduh Suu Kyi melakukan kecurangan besar-besaran karena partai mereka meraup 396 dari total 476 kursi parlemen untuk majelis rendah sekaligus atas pada pemilu November lalu.

Sementara militer, menurut Konstitusi yang mereka rumuskan, memiliki kendali atas 25 persen dari total kursi dan sejumlah posisi kunci di kementerian.(Anadolu Agency)

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
memarkirkan mobil memblokade pemilu