
KMP Kaldera Toba. Foto: asdp
Katakini.com – Kapal penyeberangan KMP Kaldera Toba diharapkan mampu meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Danau Toba.
"Dengan adanya penambahan KMP Kaldera Toba diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarpulau, tetapi juga meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Danau Toba. Apalagi Danau Toba diarahkan menjadi destinasi pariwisata yang bertaraf internasional," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin melalui keterangan tertulis yang diterima katakini.com di Jakarta, Minggu (14/2/2021).
KMP Kaldera Toba akan dioperasikan ASDP di bawah koordinasi Cabang Sibolga. Kapal ini dibangun Kementerian Perhubungan oleh PT Dok Bahari Nusantara yang berukuran 200 GT dengan kapasitas penumpang 152 orang dan 24 unit kendaraan campuran. Rencananya, KMP Kaldera Toba akan melayani rute perintis Muara - Onan Runggu.
“Dengan hadirnya layanan ASDP dalam mendukung konektivitas dapat lebih meningkatkan kemajuan sektor pariwisata Danau Toba agar semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sejak tahun 2018, ASDP hadir melayani lintasan Ajibata - Ambarita dengan mengoperasikan KMP Ihan Batak,” kata Shelvy.
Shelvy mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sempat menjajal KMP Kaldera Toba, menuju Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata saat meninjau fasilitas pembangunan kawasan Danau Toba, akhir pekan kemarin.
Menteri Luhut mengatakan banyak potensi wisata di Toba yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, budaya dan adat istiadat saja tetapi mampu menjadi daya pikat yang luar biasa bagi wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.
"Diharapkan, kawasan pembangunan Danau Toba sebagai salah satu daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas, dapat segera rampung dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat," katanya.
Selasa, 21/04/2026