Hati-hati, Banjir Bakal Picu Inflasi

Eko Budhiarto | Senin, 01/02/2021 13:24 WIB


Adanya dampak La Nina sehingga menyebabkan banjir di beberapa sentra produksi. Ilustrasi

Katakini.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, cuaca buruk yang menyebabkan banjir bisa memicu inflasi.

“Adanya dampak La Nina sehingga menyebabkan banjir di beberapa sentra produksi,” kata Kepala BPS Suhariyanto ketika mengumumkan perkembangan inflasi Januari 2021 secara virtual di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Inflasi menurut kelompok pengeluaran, kata dia, ada beberapa komoditas dari makanan minuman dan tembakau memberikan andil terhadap kenaikan harga.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga karena cuaca buruk itu di antaranya cabai rawit dan ikan segar.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Suhariyanto menjelaskan cabai rawit memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,08 persen, kemudian ikan segar memberikan andil kepada terhadap inflasi sebesar 0,04 persen.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

“Cabai rawit kenaikan terjadi di 87 kota, tertinggi di Kupang kemudian di Bima,” katanya.

BPS meminta pemerintah mewaspadai bencana banjir di beberapa daerah karena berpotensi menganggu pasokan beberapa komoditas salah satunya yang terpenting adalah beras.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BPS Inflasi La Nina