BPOM Serahkan Sertifikat CPOB Untuk Sarana Oroduksi Vaksin Covid-19 Ke Biofarma

Akhyar Zein | Kamis, 31/12/2020 11:50 WIB


Penny mengatakan Biofarma telah memiliki fasilitas ruang produksi `fill and finish` vaksin Covid-19 dengan kapasitas produksi 100 juta dosis per tahun BPOM Serahkan Sertifikat CPOB Untuk Sarana Oroduksi Vaksin Covid-19 Ke Biofarma

Katakini.com  – Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) terus memastikan keamanan, khasiat atau efikasi, dan mutu vaksin melalui inspeksi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Kepala BPOM Penny K. Lukito mengatakan telah melakukan inspeksi dan proses verifikasi terhadap tahapan proses produksi dan penjaminan mutu di sarana produksi PT Biofarma sebagai sarana produksi vaksin Covid-19 dari Sinovac.

“Hasil evaluasi dan verifikasi menunjukkan bahwa sarana produksi tersebut telah memenuhi syarat sehingga sertifikat CPOB dapat diterbitkan hari ini,” ungkap Penny, dalam konferensi pers virtual, Rabu.

Dia mengatakan dengan penerbitan sertifikat CPOB ini, maka proses `fill and finish product` dapat segera dilakukan setelah `bulk` vaksin tiba.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Penny mengatakan Biofarma telah memiliki fasilitas ruang produksi `fill and finish` vaksin Covid-19 dengan kapasitas produksi 100 juta dosis per tahun.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

“Tahap selanjutnya Biofarma akan segera menyiapkan fasilitas produksi dengan kapasitas 150 juta dosis, sehingga tahun depan dapat memproduksi hingga total 250 juta dosis per tahun,” lanjut Penny.

Dia menambahkan saat ini proses pemberian Emergency Use Authorization (EUA) vaksin COVID-19 asal Sinovac telah memasuki tahapan penyelesaian.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Peneliti yang melakukan uji klinik vaksin di Bandung bersama Biofarma sebagai sponsor sedang melakukan analisis terhadap data-data uji klinik sebagai data dukung khasiat dan keamanan vaksin dalam pemberian EUA.

“Badan POM terus memantau pelaksanaan uji klinik dan mengevaluasi hasil uji klinik untuk memastikan vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat,” tegas Penny.(Anadolu Agency)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BPOM Covid 19 CPOB vaksin