HRW: Otoritas Saudi Perlakukan Para Migran Secara Tak Manusiawi

Akhyar Zein | Kamis, 17/12/2020 09:59 WIB


Para migran mengklaim mereka ditahan dalam kondisi yang direndahkan tanpa tindakan perlindungan dari Covid-19 Para pekerja migran di sektor properti di Arab Saudi (Foto Republika)

ANKARA, Katakini.com – Organisasi Human Rights Watch (HRW) pada Rabu menuduh otoritas Arab Saudi menahan ratusan migran dalam kondisi yang tidak manusiawi dan tidak ada prosedur untuk melindungi mereka dari pandemi virus korona.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh HRW yang berpusat di Amerika Serikat (AS), para migran ditahan di ruangan kecil yang penuh sesak untuk waktu yang lama serta banyak dari mereka menjadi sasaran penyiksaan dan pemukulan oleh penjaga di pusat deportasi di Riyadh.

Mengomentari laporan tersebut, Nadia Hardman, peneliti hak pengungsi dan migran di HRW, mengungkapkan bahwa “Arab Saudi, sebagai salah satu negara terkaya di dunia, tidak memiliki alasan untuk menahan pekerja migran dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan, apalagi di tengah pandemi saat ini."

HRW mengatakan bahwa para migran yang berbicara kepada HRW mengungkapkan tiga rekan mereka tewas dalam tahanan akibat penyiksaan pada Oktober dan November.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Namun, HRW mengatakan pihaknya belum memverifikasi tuduhan tersebut secara independen.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Laporan HRW itu menambahkan bahwa orang yang diwawancarai mereka mengatakan bahwa para migran yang sebagian besar ditahan karena izin tinggal mereka habis, ditahan tanpa tindakan yang melindungi mereka dari pandemi.

Laporan tersebut diakhiri dengan desakan terhadap otoritas Saudi untuk mengakhiri dugaan pelanggaran tersebut dan segera membebaskan para migran.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

“Arab Saudi harus bertindak cepat untuk mengakhiri kondisi kejam di pusat deportasi Riyadh dan menahan potensi penyebaran wabah Covid-19 yang menghancurkan,” tukas Hardman.(Anadolu Agency)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
HRW migran ditahan Riyadh