Hadapi Covid-19, UEA Batasi Pengeluaran Negara

Asrul | Senin, 02/11/2020 11:10 WIB


Kabinet Uni Emirat Arab menyetujui anggaran federal yang lebih kecil untuk tahun 2021 Uni Emirat Arab

Jakarta, katakini.com - Kabinet Uni Emirat Arab menyetujui anggaran federal yang lebih kecil untuk tahun 2021 sebagai tanda bahwa negara itu membatasi pengeluaran di tengah krisis virus korona dan harga minyak yang lebih rendah.

Dilansir Middleeast, Senin (02/11), anggaran untuk tahun depan ditetapkan sebesar 58 miliar dirham ($ 15,8 miliar), turun dari tahun ini 61,35 miliar dirham, yang merupakan anggaran terbesar sejak negara itu didirikan.

"Perekonomian UEA akan menjadi salah satu yang tercepat pulih pada tahun 2021, dan pemerintah telah menangani anggaran tahun 2020 secara efisien dan memiliki semua alat untuk melanjutkan efisiensi keuangan dan operasionalnya pada tahun 2021," kata kantor media Dubai, mengutip penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, yang juga merupakan perdana menteri UEA.

Anggaran federal menyumbang hanya sebagian kecil dari pengeluaran negara terkonsolidasi di UEA karena emirat individu seperti Abu Dhabi dan Dubai juga memiliki anggaran sendiri. Bagaimanapun, ini merupakan indikasi dari rencana resmi untuk perekonomian.

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata

Penghematan yang direncanakan dalam pengeluaran terjadi di tengah kontraksi ekonomi di kawasan Teluk yang kaya minyak, dirusak oleh pandemi virus korona, harga minyak yang lebih rendah dan pengurangan produksi minyak mentah.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

Arab Saudi, ekonomi terbesar di kawasan itu, mengatakan pada bulan September pihaknya berencana untuk memangkas pengeluaran sekitar 7% tahun depan.

Dana Moneter Internasional memperkirakan ekonomi UEA menyusut 6,6% tahun ini dan kembali ke pertumbuhan sederhana 1,3% tahun depan.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat

Diperkirakan defisit pemerintah UEA - termasuk akun konsolidasi pemerintah federal dan emirat Abu Dhabi, Dubai, dan Sharjah - pada 9,9% dari PDB tahun ini, naik dari 0,8% dari defisit PDB pada 2019.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Emirat Arab Krisis Covid 19 Anggaran Negara