Birokrasi Yang Terlalu Panjang Hanya Habiskan Anggaran Negara

Rizki Ramadhani | Rabu, 26/08/2020 11:32 WIB


Birokrasi yang terlalu gemuk juga akan menghabiskan anggaran negara. Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Katakini.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya reformasi birokrasi di seluruh kementerian dan lembaga. Birokrasi yang terlalu gemuk juga akan menghabiskan anggaran negara.

"Reformasi birokrasi harus terus kita lakukan, organisasi birokrasi yang terlalu banyak jenjang dan terlalu banyak divisi harus kita sederhanakan. Eselonisasi harus kita sederhanakan tanpa mengurangi pendapatan," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

Jokowi menjelaskan, rumitnya birokrasi faktanya telah membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi sulit. Tak hanya itu, birokrasi yang menggemuk pun pada akhirnya menghabiskan anggaran negara.

"Terlalu banyak eselon akan semakin memperpanjang birokrasi, akan semakin memecah anggaran dalam unit-unit yang kecil dan sulit pengawasannya dan anggaran hanya habis untuk hal-hal rutin saja," ujar Jokowi.

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata

Ia menginginkan alokasi anggaran pemerintah ditujukan untuk pembiayaan program strategis, dan relevan untuk membawa lompatan bagi Indonesia untuk menjadi maju.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

"Saya minta anggaran untuk membiayai yang strategis, yang relevan dengan kebutuhan kita, yang menjawab kepentingan masyarakat dan yang membawa lompatan kemajuan bagi negara," katanya.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Birokrasi Anggaran Negara