Migas Naik 23 Persen, Ekspor Indonesia Capai US$13,73 Miliar

Budi Wiryawan | Selasa, 18/08/2020 15:35 WIB


Peningkatan ekspor dari Juni ke Juli terjadi karena adanya peningkatan terhadap migas sebesar 23,77% Ilustrasi ekspor dan impor. (Foto: PressTV)

Katakini.com - Bulan Juli 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia mencapai US$13,73 miliar. Capaian ekspor ini meningkat naik 14,33% dibandingkan Juni 2020 yang mencapai US$12,03 milar.

Sedangkan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) turun 9,9%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, peningkatan ekspor dari Juni ke Juli terjadi karena adanya peningkatan terhadap migas sebesar 23,77%. Sedangkan kenaikan ekspor pasar non migasnya yaitu 13,86%.

"Jadi ekspor naik karena kenaikan harga migas yang naik 23,77% sedangkan non migas itu naik juga 13,86%. Karena harga minyak mentah naik," ujar Suhariyanto dalam video virtual, Selasa (18/8/2020).

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dia menjelaskan, kinerja ekspor yang bagus selama bulan Juli adalah di sektor non migas yang menyumbang hingga 94,87% dari total ekspor.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Produk holikultura cukup baik ekspor dan meningkat karena ditompang ekspor tumbuh-tumbahan," jelasnya.

Sedangkan secara kumulatif total ekspor Januari sampai Juli 2020 itu mencapai 90,12%. "Namun secara keseluruhan total eskpor kita turun 6,20%," jelasnya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BPS Ekspor Juli 200 Suhariyanto