Cegah Corona, Jangan Masuk Gedung Berventilasi Buruk

Rizki Ramadhani | Minggu, 12/07/2020 08:54 WIB


Langkah ini harus dilakukan setelah WHO mengakui virus corona bisa menyebar melalui udara atau transmisi airborne. Ilustrasi

Katakini.com - Guna mencegah penularan virus corona (covid-19) sebaiknya tidak memasuki gedung dengan ventilasi buruk. Langkah ini harus dilakukan setelah WHO mengakui virus corona bisa menyebar melalui udara atau transmisi airborne.

Pandu Riono, ahli epidemiologi Universitas Indonesia, mengatakan, pengumuman ini jadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan masker dan evaluasi sirkulasi udara di ruangan tertutup mulai dari gedung hingga tempat tinggal.

"Ini sebenarnya mengesahkan tekad kita untuk harus selalu menggunakan masker baik di luar maupun di dalam gedung. Jangan masuk ke gedung yang ventilasinya buruk," kata Pandu dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Dia menilai, orang mesti berpikir dua kali jika berada di dalam ruangan tertutup seperti di gedung perkantoran, gym, restoran, gedung bioskop, juga tempat tinggal pribadi yang biasa dijadikan lokasi isolasi mandiri.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Menurut Pandu, risiko penularan di ruangan tertutup bisa lebih tinggi dibanding ruangan terbuka saat ada salah satu peserta atau penghuni gedung positif Covid-19.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dia melanjutkan isolasi mandiri dalam keluarga pun bisa berisiko. Ada beberapa kasus positif timbul akibat ada anggota keluarga yang terpapar virus.

Menurut dia, perlu ada evaluasi isolasi mandiri di rumah dan perlu ada pertimbangan untuk dipindah ke lokasi atau ruang berbeda dengan anggota keluarga lain.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Meski menggunakan AC, sebaiknya tetap ada waktu di mana udara segar dari luar dibiarkan masuk dan penggunaan filter AC yang cukup mumpuni.

Sementara itu, untuk ruangan tertutup termasuk gedung-gedung perlu ada evaluasi terkait sirkulasi udara.

"Apalagi gedung yang AC-nya cuma membobol dinding seperti AC zaman dulu," imbuhnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ventilasi Gedung Covid 19 Transmisi Airborne