Gubernur New York Minta Demonstran Ikut Tes Covid-19

| Sabtu, 06/06/2020 02:41 WIB


Sekitar 30.000 orang telah berpartisipasi dalam aksi protes di seluruh negara bagian AS Seorang polisi saat membengkuk George Floyd yang menyebabkan kematian

Katakini.com  - Gubernur New York,  Andrew Cuomo mendesak demonstran anti rasisme mengikuti tes Covid-19. Dia khawatir karena selama unjuk rasa banyak warga yang mengabaikan aturan jaga jarak.

"Para demonstran harus berunjuk rasa dengan tanggung jawab. Mereka wajib mengikuti tes Covid-19," tegas gubernur.

Menurut Cuomo, sekitar 30.000 orang berpartisipasi dalam aksi protes di seluruh negara bagian AS dan 20.000 di antaranya berunjuk rasa di New York.

Mereka menuntut keadilan atas pembunuhan pria kulit hitam oleh polisi di Minneapolis, Minnesota. 

Baca juga :
Timteng Masih Memanas, Kapal Tanker Pengangkut LNG Diserang

Hingga Kamis, pandemi Covid-19 telah merenggut lebih dari 108.000 nyawa di AS.

Baca juga :
Bagaimana Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini?

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University, virus itu telah menginfeksi lebih dari 1,8 juta orang.

George Floyd, 46, meninggal pada 25 Mei saat ditahan polisi yang menjepit lehernya selama sembilan menit.

Baca juga :
Belasan Orang Terluka Akibat Ledakan, 4 Diantaranya Polisi

Hasil autopsi independen menunjukkan bahwa Floyd tewas karena "sesak napas akibat tekanan yang berkelanjutan".

Kematian Floyd telah memicu unjuk rasa damai yang terus berlanjut di seluruh penjuru AS, meskipun sejumlah aksi berubah ricuh.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
George Floyd Polisi Amerika Anti Rasis