Sindikat Internasional Angkut Sabu 402,38 Kilogram Pakai Kapal Nelayan

Aliyudin Sofyan | Kamis, 04/06/2020 16:21 WIB


Bongkar muat dilakukan di perairan laut internasional yang kemudian sabu-sabu itu dibawa oleh kapal nelayan tersebut ke wilayah perairan Laut Selatan Kabupaten Sukabumi. Sabu-sabu seberat 402,38 kilogram yang berusaha diselundupkan dengan menggunakan kapal nelayan di Sukabumi, Jawa Barat.

Katakini.com  - Sindikat pengedar sabu-sabu internasional berusaha menyelundupkan sabu-sabu seberat 402,38 kilogram dengan menyewa kapal nelayan Rp240 juta.

"Bongkar muat dilakukan di perairan laut internasional yang kemudian sabu-sabu itu dibawa oleh kapal nelayan tersebut ke wilayah perairan Laut Selatan Kabupaten Sukabumi," kata Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Sukabumi, Kamis (4/6/2020)

Setelah sampai di perairan Laut Sukabumi, kata Sigit, kemudian sabu-sabu tersebut dibawa oleh sindikat ini ke Perumahan Villa Taman Anggrek di Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Adapun proses penyelundupan barang haram itu, jaringan ini sudah menata sedemikian rupa mulai dari transaksi di tengah laut internasional.

Setelah dibawa dengan kapal nelayan dan setelah sampai di darat, kendaraan untuk mengangkut barang haram itu sudah tersedia dan menyewa rumah di perumahan elit di Kabupaten Sukabumi yang dijadikan tempat penyimpanan sementara sebelum diedarkan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Berkat kejelian Tim Satgas Khusus Merah Putih bentukan Polri yang anggotanya merupakan personel kepolisian terpilih, percobaan penyelundupan dan peredaran sabu-sabu ini berhasil digagalkan.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Kasus ini terungkap yang sebelumnya tim tersebut berhasil mengungkap penyelundupan sabu-sabu jaringan internasional di wilayah Banten dengan barang bukti lebih dari 800 kg yang kemudian dikembangkan dan enam tersangka di wilayah Sukabumi yang masih satu sindikat dengan yang di Banten.

"Kami masih mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku-pelaku lainnya yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional dan untuk sabu-sabu itu dibawa ke Mabes Polri sebagai barang bukti," tambahnya.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Di sisi lain, Sigit mengatakan jika sabu-sabu itu dijual dengan harga Rp1 juta untuk setiap satu gramnya maka totalnya Rp400 miliiar lebih, tetapi bukan harganya yang fantastis tersebut, berkat pengungkapan ini jutaan warga Indonesia terselamatkan dari jeratan narkoba.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
sindikat internasional sabu sabu kapal nelayan