Ini Pemenang Inovasi Covid-19

Ananda Nurrahman | Jum'at, 08/05/2020 18:05 WIB


Para pemilik inovasi dari kalangan masyarakat dan akademisi ini selanjutnya akan mendapatkan pembiayaan dari Kemristek/BRIN Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro (Foto: KSKP)

Katakini.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengumumkan 17 pemenang inovasi terbaik mengenai virus corona baru (Covid-19), yang mengikuti program Ideathon Indonesia 2020.

Para pemilik inovasi dari kalangan masyarakat dan akademisi ini selanjutnya akan mendapatkan pembiayaan dari Kemristek/BRIN, untuk merealisasikan gagasannya dalam lima bulan ke depan, guna memudahkan penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Kami menjaring ide dari kelompok masyarakat dari berbagai bidang. Tidak hanya menangani penyakitnya sendiri, tapi juga mitigasi dampak Covid-19, termasuk dampak ekonomi dan sosialnya," jelas Menteri Bambang kepada awak media pada Jumat (8/5) dalam konferensi video.

Mengusung tema `Gotong Royong Melindungi Bangsa dari Covid-19`, Ideathon Indonesia 2020 melakukan pencarian inovasi yang diselenggarakan Kemenristek/BRIN, dan bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, melalui skema Penghargaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO).

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Inovasi yang dicari berupa ide, solusi, produk, sistem, platform, atau aplikasi mobile maupun web dengan kategori gagasan yang mencakup area pencegahan virus, pengendalian virus, manajemen pelayanan dan perawatan pasien, mitigasi masyarakat, keberlanjutan bisnis, serta metode pembelajaran jarak jauh yang dapat diimplementasikan dalam waktu dekat sebagai upaya percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Kategori produk yang dihasilkan dari kompetisi ini tidak hanya terbatas pada aplikasi di ponsel, web, Internet of Things (IoT), big data, artificial intelligence, perangkat elektronik namun juga mencakup teknologi lainnya.

"Kami harapkan 5 bulan idenya sudah menjadi sesuatu yang kongkrit," ujar Menristek.

Baca juga :
6 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

Sementara Plt. Staf Ahli Menristek/Kepala BRIN Bidang Relevansi dan Produktivitas, Prof. Ismunandar menerangkan, selama proses seleksi terdapat 5.590 usulan yang masuk dalam kurun waktu satu minggu. Dari jumlah tersebut, 2.104 dinyatakan lolos duplikasi dan syarat administrasi.

Selanjutnya, usulan 2.104 peserta tersebut diuji oleh 54 reviewer nasional dengan mempertimbangkan komponen tingkat inovasi, kreativitas, originalitas, dampak ekonomi dan sosial, kelayakan teknis, dan potensi implementasi.

"Setelah melakukan seleksi substansi oleh 54 reviewer itu menghasilkan 203 usulan. Lalu dari sana, para panelis melakukan FGD (forum group discussion), sehingga dari 203 menjadi 32 usulan. Kemudian dijadikan FGD lagi, dan peserta diundang untuk melakukan presentasi, akhirnya terpilih 17 ini," tandas Ismunandar.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid 19 Ideathon Indonesia Kemenristek