Saham-saham Inggris Jatuh Lagi

Ananda Nurrahman | Sabtu, 02/05/2020 05:14 WIB


Diikuti oleh saham  perusahaan minyak dan gas Inggris-Belanda Royal Dutch Shell yang merosot 7,05 persen. Ilustrasi Bursa Saham

Katakini.com - Pada pertengahan perdagangan, kemarin (1/5), saham-saham Inggris jatuh lagi. Ini memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 2,34 persen atau 138,15 poin, menjadi ditutup di 5.763,06 poin.

Indeks FTSE 100 juga anjlok 3,50 persen atau 214,04 poin menjadi 5.901,21 poin pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2020), setelah membukukan keuntungan selama tiga hari berturut-turut, dengan Carnival, operator kapal pesiar Inggris-Amerika, merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya kehilangan 8,44 persen.

Diikuti oleh saham  perusahaan minyak dan gas Inggris-Belanda Royal Dutch Shell yang merosot 7,05 persen, serta saham B perusahaan minyak dan gas Inggris-Belanda Royal Dutch Shell jatuh 6,72 persen.

Sementara itu, perusahaan jasa keuangan dan perbankan Inggris Royal Bank Of Scotland Group melonjak 2,44 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top lgainer) dari saham-saham unggulan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Disusul saham perusahaan penyelenggara pameran, penerbit dan intelijen bisnis Informa yang meningkat 2,41 persen, serta perusahaan penyedia taruhan olahraga, game, dan hiburan global Flutter Entertainment naik 2,36 persen.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Sumber: Antaranews

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perdagangan Saham Bursa Efek Mata Uang