Imbas Covid-19, Penjualan Harley Davidson Anjlok

Ananda Nurrahman | Jum'at, 01/05/2020 14:10 WIB


Berdasarkan laporan perusahaan, sepanjang 2019 Harley Davidson hanya menjual 125.995 unit saja Kantor Pusat Harley Davidson (Motoris)

Katakini.com - Produsen motor besar Harley Davidson (HD) terkena imbas dari wabah Covid-19. Penjualan Kuartal I tahun 2020 disebutkan turun.

Harley Davidson laporkan penurunan laba selama periode ini. Sebenarnya HD memang sedang mengalami kesulitan penjualan selama tujuh tahun terakhir.

Berdasarkan laporan perusahaan, sepanjang 2019 Harley Davidson hanya menjual 125.995 unit saja. Padahal, pada 2012 perusahaan mampu menjual sebanyak 160.400 unit. Artinya, penurunan terjadi 22 persen.

Sementara itu, pada kuartal I penjualan malah anjlok 18 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dengan begitu, keuntungan perusahaan turun 45 persen, dari US$128 juta atau sekitar Rp1,94 triliun menjadi US$78 juta atau sekitar Rp1,18 triliun.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Kondisi internal HD juga mengalami masalah. Pasalnya, CEO Mike Levatich, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengganti sementara Levatich, Jochen Zeitz, mengatakan, perusahaannya sedang berhati-hati dalam menyusun strategi selama pandemi.

 

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Harley Davidson Covid 19