Nikahi Pria 20 Tahun Lebih Tua, Wanita Ini Nangis Tiap ML

| Minggu, 09/02/2020 16:48 WIB


Seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat mengungkapkan kehidupan seksnya yang buruk usai menikahi lelaki yang berusia 20 tahun lebih tua darinya. Ilustrasi (foto: covesia)

New York, Katakini.com - Seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat mengungkapkan kehidupan seksnya yang buruk usai menikahi lelaki yang berusia 20 tahun lebih tua darinya.

Monica VanHoek (35) menikah dengan sepupunya, Paul Derschan (55) setelah pernikahan pertamanya hancur. Namun pernikahan keduanya ini pun awalnya terlihat tak berjalan dengan baik.

Monica mengakui di masa awal pernikahan ia sulit untuk melakukan hubungan seks dengan sang suami. Pasalnya ia kerap menangis ketika mereka melakukan hubungan intim, mengingat keduanya memiliki ikatan keluarga.

"Pada awalnya sangat sulit untuk melakukan hubungan seksual dengannya, saya merasa sangat bersalah dan bahkan akan menangis setelah betapa buruknya perasaan saya, dan Paul juga," kata Monica dilansir dari Daily Star pada Minggu (9/2).

Baca juga :
Pakistan Minta AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata

Monica melanjutkan, "Hubungan kami sangat alami karena kami sudah memiliki ikatan keluarga yang erat, dan pada kenyataannya, keintiman seksual adalah satu-satunya bagian yang terasa dipaksakan."

Baca juga :
Trump Sebut Gencatan Senjata Bantu Isi Ulang Amunisi

"Setelah kira-kira enam bulan, kami dapat memiliki hubungan seksual yang sehat tanpa merasa incestual atau salah," lanjut dia.

Hubungan di bawah selimut bukan satu-satunya masalah besar yang Monica miliki. Sejumlah anggota keluarga juga membuangnya, karena ia menikah dengan sepupu, kendati pernikahan model itu sah di Colorado.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Pasangan ini telah bertunangan sejak Mei 2019 dan telah menetapkan tanggal untuk menikah pada Agustus tahun ini, dan mereka sudah berpikir untuk memulai sebuah keluarga.

"Karena Paul lebih tua dari saya dan masalah kesuburan saya sendiri, kami akan memulai perawatan IVF di musim semi," tutur Monica.

"Tetapi terlepas dari masalah ini, kami akan memastikan bahwa anak itu adalah milikku 100 persen dan milik Paul, tidak menggunakan telur atau sperma yang disumbangkan, karena kami akan mencintai anak kami sendiri," tandas dia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Seputar Seks Rumah Tangga Pernikahan