Korut "Intimidasi" Latihan Gabungan AS dan Korsel

| Selasa, 10/09/2019 09:21 WIB


Donald Trump mengatakan, menerima tawaran perundingan dari Korut. Namun masih harus menunggu perkembangan situasi selanjutnya. Dokumen Rudal Korea Utara (Foto: People Daily)

Jakarta -  Korea Utara akan terus meluncurkan uji coba proyektil dan rudal jika Amerika Serikat dan Korea Selatan tidak menghentikan latihan militer gabungan.

Hari ini (10/9) waktu setempat, Korut dikabarkan  kembali meluncurkan dua proyektil tak teridentifikasi berselang sehari setelah  menyatakan keinginan untuk melanjutkan perundingan mengenai denuklirisasi dengan Amerika Serikat.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan bahwa Korut meluncurkan proyektil kedelapannya itu dari Provinsi Pyongyan Selatan ke arah timur. Dan Korut sudah menyatakan untuk kembali melanjutkan dialog dengan AS pada akhir September mendatang.

"Kami mau duduk tatap muka dengan AS sekitar akhir September pada waktu dan tempat yang akan kami sepakati," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son Hui, pada Senin.

Baca juga :
Benarkah Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke?

Sementara itu, Donald Trump mengatakan, menerima tawaran perundingan dari Korut. Namun masih harus menunggu perkembangan situasi selanjutnya.

Baca juga :
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui

"Saya menjalin hubungan baik dengan Kim. Saya selalu berkata pertemuan-pertemuan adalah hal yang baik. Kita lihat apa yang akan terjadi," kata Trump.

Baca juga :
K3 MPR RI Kaji Pasal 33 UUD 1945, Dorong Ekonomi Berkeadilan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Kim Jong un Korea Utara Peluncuran Rudal