Iran Akui Diam-diam Jual Minyak tanpa Diketahui AS

Ananda Nurrahman | Minggu, 09/06/2019 04:53 WIB


Zanganeh mengakui Teheran masih melakukan penjualan minyak rahasia melalui cara tidak resmi, untuk menghindari sanksi AS. Kapal minyak Iran (Foto: AFP)

Teheran, Etoday.com - Menteri Perminyakan Iran, Bijan Namdar Zanganeh mengakui Teheran masih melakukan penjualan minyak rahasia melalui cara tidak resmi, untuk menghindari sanksi AS.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan awak media pada Sabtu (8/6) dilansir dari kantor berita SHANA.

"Kami memiliki penjualan tidak resmi atau tidak konvensional, yang semuanya rahasia. Karena jika diketahui oleh AS, mereka akan segera menghentikan," kata Zanganeh.

Zanganeh menolak memberikan perincian mengenai ekspor minyak Iran. Dia mengatakan Iran tidak akan mengungkapkan penjualan, hingga sanksi AS dicabut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Seperti diketahui, pada Mei 2018 Washington menarik diri dari Pakta Nuklir 2015, yang dilanjutkan dengan sanksi minyak pada November tahun lalu.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Akibat sanksi tersebut, pengiriman minyak Iran dilaporkan anjlok menjadi 750.000 barel per hari (bpd) menurut laporan Bloomberg pada April lalu, dibandingkan dengan 1,5 juta bpd pada Oktober 2018.

"Sanksi terorganisasi yang paling parah dalam sejarah saat ini sedang dijatuhkan pada Iran," tandas Zanganeh.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Minyak Iran