India Bakal Lanjutkan Impor Minyak dari Iran

Ananda Nurrahman | Rabu, 29/05/2019 02:49 WIB


Modi didukung oleh kemenangan pemilihan ulang yang luar biasa pada hari Kamis, memenangkan mandat lima tahun kedua dengan mayoritas lebih besar di majelis rendah parlemen. Bendera kebangsaan India bersanding dengan benderan kebangsaa Iran (Foto: shutterstock)

Jakarta, Etoday.com - Pemerintah India sedang mencari cara untuk melanjutkan impor minyak dari Iran meskipun ada sanksi Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengeringkan pendapatan Iran.

Dua sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya dikutip mengatakan pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi akan segera memulai pembicaraan dengan Iran untuk membahas langkah-langkah yang akan memungkinkannya untuk melanjutkan impor minyak.

Dilansir PressTV, Modi didukung oleh kemenangan pemilihan ulang yang luar biasa pada hari Kamis, memenangkan mandat lima tahun kedua dengan mayoritas lebih besar di majelis rendah parlemen.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengunjungi New Delhi di mana Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj mengatakan kepadanya keputusan tentang impor minyak yang berkelanjutan dari Iran akan dilakukan setelah pemerintah baru dibentuk.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Situs web terkemuka India untuk berita keuangan Business Line mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Zarif ingin New Delhi terus mendapatkan setidaknya sebagian dari impor minyaknya dari Iran.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

India menghentikan impor minyak dari Iran setelah pengabaian enam bulan AS untuk sanksi sepihak berakhir pada 2 Mei.

Seorang pejabat senior pemerintah, dikutip oleh outlet berita digital ThePrint pada hari Selasa, menekankan bahwa India menentang sanksi AS.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Pemerintah, katanya, "ingin melanjutkan impor, meskipun kuantum akan terbatas".

Pejabat itu mengatakan Pasargad Bank Iran, yang telah mendapat lisensi untuk membuka cabang di Mumbai, dapat digunakan untuk melakukan pembayaran untuk pasokan minyak.

"Pembayaran dapat disimpan di bank Iran dan kemudian pemerintah Iran dapat memutuskan bagaimana memanfaatkan uang itu," lapor ThePrint, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Minyak Iran India