Tiga Tahun Merugi, Kini Hotel Indonesia Laba Rp 9 Juta

| Sabtu, 03/03/2018 12:05 WIB


Pada 2017, HIN melakukan banyak pembenahan baik renovasi kamar maupun peningkatan pelayanan hingga akhirnya bisa menutup semua kerugian. Grand Inna Bali Beach

JAKARTA (ETODAY) - PT Hotel Indonesia Natour (Persero) mencetak laba pada 2017 sebesar Rp9 juta setelah merugi dalam tiga tahun sebelumnya.

Direktur Utama Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said mengatakan, laba tersebut memang masih kecil namun pihaknya mampu keluar dari daftar BUMN yang merugi mengingat pada 2015 kerugian mencapai Rp140 miliar.

"Hasil 2017 kemarin sudah positif lagi, meskipun cuma Rp9 juta. Tapi, yang jelas kita bukan termasuk BUMN yang merugi," katanya di Jakarta, Kamis (1/3).

Ia memaparkan saat dirinya bergabung pada 2015, HIN membukukan kerugian sebesar Rp140 miliar, kemudian pada 2016 kerugian bisa diturunkan menjadi Rp89 miliar.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000
Pada 2017, HIN melakukan banyak pembenahan baik renovasi kamar maupun peningkatan pelayanan hingga akhirnya bisa menutup semua kerugian.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban
Menurut Iswandi, laba perseroan sebenarnya bisa lebih besar lagi jika tidak terjadi bencana erupsi Gunung Agung di Bali yang membuat seluruh sektor pariwisata lumpuh dari November sampai Desember 2017.

Apalagi, HIN memiliki tujuh hotel di Bali sehingga dampak bencana tersebut terhadap tingkat hunian amat signifikan.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
"Erupsi datang November, antusiasme kamar sampai 5.000 kamar hotel hilang sampai Desember. Tapi sekarang sudah mulai membaik karena justru Januari biasanya `low season`, orang-orang yang kemarin tertahan mulai berdatangan," kata dia.

Ia menambahkan tingkat hunian hotel secara konsolidasi pada 2017 bisa mencapai 75 persen, meningkat dari 2017 yang sebesar 69 persen dan 62 persen pada 2017.

"Insya Allah bisa tercapai karena Grand Inna yang di Bali itu okupansinya bisa 80 sampai 90 persen," kata Iswandi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hotel Indonesia Natour Laba