PBB Sebut 700.000 Anak di Gaza Tak Dapat Pendidikan yang Layak

M.Habib Saifullah | Selasa, 27/10/2026 12:30 WIB


Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebutkan sekitar 700.000 anak usia sekolah di Jalur Gaza tidak mendapat fasilitas pendidikan yang layak. Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel terhadap sebuah rumah di Kota Gaza, 29 Oktober 2025. REUTERS

JAKARTA - Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebutkan sekitar 700.000 anak usia sekolah di Jalur Gaza tidak mendapat fasilitas pendidikan yang layak akibat hancurnya sekolah-sekolah.

"Sejak 2023, sistem pendidikan di Gaza hancur, sehingga menyebabkan sekitar 700.000 anak usia sekolah kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan layak, karena sekolah-sekolah di sana rusak atau hancur," kata Nebenzia di hadapan Dewan Keamanan PBB, Senin (26/10).

Nebenzia menambahkan akses pendidikan di wilayah-wilayah dilanda krisis merupakan masalah yang sangat memprihatinkan.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku di Jalur Gaza sejak Oktober 2025, militer Israel terus melancarkan serangan terhadap wilayah Palestina, dengan alasan target mereka adalah fasilitas milik Hamas dan anggota gerakan kelompok perjuangan Palestina itu.

Baca juga :
Mengapa Hari Penerbangan Nasional Diperingati Setiap 27 Oktober?

Menurut penilaian PBB, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat buruk, ditandai dengan kehancuran meluas, gangguan pada fasilitas medis, serta tantangan berkelanjutan dalam penyediaan makanan dan kebutuhan pokok bagi penduduk setempat.

Baca juga :
Ini Kisah di Balik Jose Mourinho yang Dijuluki The Special One

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga :
Dua Anak Menhaj Resmi Mundur dari Posisi Tenaga Ahli
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gaza Palestina Akses Pendidikan Anak Gaza