
Penyerang Real Madrid, Endrick, terpilih sebagai pemain terbaik atau Man of the Match saat timnya mengalahkan AS Roma di Liga Champions pada Kamis (15/10) dini hari WIB (Foto: realmadrid.com)
JAKARTA - Penyerang Real Madrid, Endrick, terpilih sebagai pemain terbaik atau Man of the Match saat timnya mengalahkan AS Roma dengan skor 4-3 pada pertandingan kedua Liga Champions 2026/2027, pada Kamis (15/10) dini hari WIB.
Endrick menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan dramatis tersebut. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-59, penyerang asal Brasil itu membantu Real Madrid bangkit setelah tertinggal 1-3.
Endrick berkontribusi dalam gol Carlos Espí yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3, sebelum mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan. Real Madrid kemudian memastikan kemenangan lewat gol Antonio Rüdiger.
Usai pertandingan, Endrick mengaku masih terbawa emosi setelah membantu timnya meraih kemenangan.
“Saya masuk ke pertandingan dan bisa melakukan hal yang paling saya sukai, yaitu bermain sepak bola. Inilah tempat yang saya inginkan, berada di lapangan, bermain, dan membantu tim,” kata Endrick, dikutip dari laman resmi Real Madrid pada Kamis.
Pemain berusia 20 tahun itu menyebut kemenangan tim menjadi hal terpenting baginya.
Ia menyadari bahwa bermain untuk klub sebesar Real Madrid menuntut setiap pemain untuk terus berjuang dan bekerja keras.
“Yang terpenting adalah Madrid menang. Madrid harus menang, dan itulah yang akan saya lakukan sepanjang hidup saya di Madrid. Bermain di Madrid itu sulit, Anda harus berjuang setiap hari, dan saya akan melakukannya sepanjang karier saya,” ujarnya.
Endrick juga menyoroti perjuangan rekan-rekannya yang tidak menyerah meski sempat tertinggal dua gol. Menurutnya, mentalitas untuk terus berjuang menjadi bagian penting dari karakter Real Madrid.
“Kami adalah Madrid dan kami akan berjuang sepanjang pertandingan, apa pun skornya. Kami berhasil membalikkan keadaan dari 1-3 menjadi 4-3, dan kami akan terus berjuang,” kata Endrick.
Ia juga menyebut Real Madrid masih memiliki banyak target untuk dikejar pada musim ini. Karena itu, tim harus terus menjaga semangat dan berusaha meraih gelar di berbagai kompetisi.
“Kami masih memiliki Liga Champions, Copa del Rey, LaLiga, dan Piala Super. Kami ingin memenangkan setiap kompetisi,” katanya.
Ketika ditanya apakah penampilan tersebut akan mengubah posisinya di tim, Endrick memilih menyerahkan keputusan kepada pelatih.
“Saya tidak tahu, karena pelatih tidak akan melakukan yang terbaik untuk satu pemain, melainkan untuk tim. Jika saya harus bermain, saya yakin dia akan menurunkan saya. Jika tidak, dia tidak akan melakukannya,” ucapnya.
Endrick memastikan dirinya akan terus bekerja keras, baik saat latihan maupun ketika mendapat kesempatan bermain.
“Saya akan terus berjuang dan bekerja setiap hari untuk membantu tim, dengan cara apa pun. Saya akan melakukan itu sepanjang karier saya,” katanya.
Penampilan Endrick menjadi bagian penting dari kebangkitan Real Madrid di Roma. Setelah tertinggal 1-3, Los Blancos mampu mencetak tiga gol untuk mengamankan kemenangan 4-3 dan membawa pulang tiga poin dari pertandingan tersebut.
Kamis, 15/10/2026