Hikmah Kemakmuran Penguasa Zalim Menurut Pandangan Islam

Anggoro Aristo Priambodo | Kamis, 10/09/2026 19:05 WIB


Memahami Konsep Istidraj dan Penundaan Azab Bagi Pemimpin Zalim Ilustrasi pemandangan kontras pejabat dan rakyat

Katakini.com - Melihat penguasa yang zalim hidup dalam kemewahan sering kali menimbulkan pertanyaan tentang keadilan Tuhan.

Namun, kemakmuran duniawi yang mereka nikmati bukanlah tanda keridhaan Allah SWT atas perbuatan zalim tersebut.

Dalam ajaran Islam, fenomena ini dikenal dengan istilah istidraj, yaitu pembiayaan nikmat sebelum datangnya kebinasaan.

Allah SWT mengingatkan para hamba-Nya agar tidak terkecoh oleh kelalaian penguasa zalim melalui Surah Ibrahim ayat 42.

Baca juga :
Terkait Kasus HGB, Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK

Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah sekali-kali tidak pernah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang zalim.

Baca juga :
Menghadapi Masalah Rumit Tanpa Harus Mengakhiri Hidup

Penundaan azab tersebut diberikan semata-mata sampai tiba hari di mana pemandangan mata mereka terbelalak ketakutan.

Secara bijaksana, Allah SWT memberikan tenggang waktu agar dosa dan kejahatan mereka semakin sempurna sebelum dibalas.

Baca juga :
Bupati Buol Minta Prabowo Berantas Aktivitas Tambang Emas Ilegal

Prinsip penundaan hukuman ini dijelaskan secara gamblang oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits sahih.

Nabi SAW bersabda dalam Hadits Riwayat Bukhari nomor 4686 bahwa Allah memang memberi penangguhan waktu bagi orang zalim.

Namun ketika Allah telah menghukum orang zalim tersebut, Dia tidak akan pernah melepaskannya sedikit pun.

Kemakmuran materi yang melimpah justru menjadi beban ujian yang amat berat di akhirat kelak.

Allah SWT menegaskan bentuk pembiayaan kesenangan ini melalui firman-Nya dalam Surah Al-An`am ayat 44.

Ketika mereka melupakan peringatan, Allah membukakan pintu-pintu kesenangan hingga akhirnya azab datang secara tiba-tiba.

Kezaliman seorang penguasa juga akan menjadi kegelapan yang berlapis-lapis pada hari kiamat sebagaimana Hadits Riwayat Muslim nomor 2578.

Yakinlah bahwa keadilan Allah pasti berdiri tegak, sebab setiap bentuk kezaliman pasti menemui pembalasan yang setimpal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Penguasa Zalim Fenomena Istidraj Azab Pemimpin Zalim

OASE