
Personel tentara Suriah. REUTERS
JAKARTA - Kementerian Pertahanan Suriah pada Sabtu (19/9) mengadakan upacara pemakaman bagi 11 personelnya yang tewas sehari sebelumnya dalam ledakan di sebuah lokasi militer di Provinsi Deir al-Zour, wilayah timur negara itu, menurut media negara.
Prosesi pemakaman tersebut diadakan di Rumah Sakit Nasional di Kota Deir al-Zour untuk 11 prajurit yang tewas dalam ledakan pada Jumat (18/9) di daerah Ayash di sebelah barat ibu kota provinsi itu.
Ledakan terjadi di sebuah fasilitas penyimpanan senjata, menurut otoritas setempat. Tim darurat, kesehatan, dan keamanan dikerahkan ke daerah itu setelah ledakan, sementara tim penyelamat mencari korban dan personel yang hilang.
Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan, dan belum ada temuan resmi yang dirilis.
Insiden itu terjadi di tengah serangkaian ledakan di fasilitas penyimpanan amunisi dan senjata di Suriah pada bulan ini.
Sebelumnya pada September, sebuah ledakan di fasilitas sementara yang digunakan untuk mengumpulkan senjata dan sisa-sisa perang di dekat Sarmada di Provinsi Idlib, wilayah barat laut Suriah, menewaskan 14 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.
Ledakan lainnya dilaporkan terjadi di sebuah lokasi penyimpanan amunisi dekat al-Dumayr di pedesaan Damaskus pada bulan ini, tanpa adanya korban yang dilaporkan.
Provinsi Deir al-Zour, yang berbatasan dengan Irak dan dibelah oleh Sungai Eufrat, merupakan medan pertempuran utama selama bertahun-tahun konflik Suriah dan terus menghadapi tantangan keamanan serta risiko yang ditimbulkan oleh senjata dan amunisi yang belum meledak yang tertinggal dari perang.