Presiden Pezeshkian Siap Balas Langkah AS Terkait MoU Islamabad

M.Habib Saifullah | Selasa, 01/09/2026 17:35 WIB


Teheran akan segera memberikan respons yang sama jika Amerika Serikat kembali memenuhi komitmennya berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (FOTO: EPA)

TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran akan segera memberikan respons yang sama jika Amerika Serikat kembali memenuhi komitmennya berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad.

“Saya menyatakan dengan jelas bahwa jika Amerika Serikat kembali memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman tersebut, Republik Islam Iran akan segera memberikan respons yang sama,” katanya dalam pidatonya pada KTT ke-26 Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgizstan, Selasa.

Ia menuduh Washington gagal memenuhi kesepakatan tersebut kurang dari dua pekan setelah penandatanganan. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan AS kemudian dibalas Teheran dengan respons yang proporsional.

Pezeshkian mengatakan kesepakatan itu tercapai setelah 40 hari pertempuran dan hampir tiga bulan perundingan yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar.

Baca juga :
Pemerintah Masih Validasi Data untuk Pembatasan Pertalite Desil 9-10

Ia mengklaim AS terpaksa menyetujui gencatan senjata setelah gagal mencapai tujuannya dalam konflik tersebut.

Baca juga :
Karhutla Sudah KLB, Puan Minta Pemerintah Perkuat Kordinasi Lintas Kementerian

MoU Islamabad dicapai pada Juni setelah Pakistan dan Qatar menjadi mediator dalam konflik militer antara Iran dan AS. Kesepakatan tersebut mencakup ketentuan mengenai penghentian permusuhan, Selat Hormuz, serta kelanjutan perundingan antara Teheran dan Washington.

Dalam pidatonya mengenai SCO, Pezeshkian juga mengusulkan tiga langkah untuk memperkuat peran organisasi tersebut, yakni pembentukan bank, pembentukan serikat asuransi ekspor dan investasi, serta pembentukan konsorsium energi, menurut keterangan kepresidenan Iran.

Baca juga :
Jangan Meremehkan Dosa Kecil, Bahaya Kebiasaan Buruk

KTT SCO mempertemukan para pemimpin dari 10 negara anggota untuk membahas keamanan regional serta kerja sama politik dan ekonomi.

Didirikan pada 2001, SCO terdiri atas Belarus, China, India, Iran, Kazakhstan, Kirgizstan, Pakistan, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan. Iran menjadi anggota penuh organisasi tersebut pada 2023.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Iran AS Perang Iran Negosiasi Perang MoU Islamabad