Legislator Harap Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo Miliki Kredibilitas Tinggi

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 27/07/2026 23:25 WIB


Komisi XI DPR menghormati keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari jabatannya Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro (Foto: Dok. Parlementaria)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro berharap sosok yang akan menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) harus memiliki kredibilitas tinggi dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memperkuat kebijakan moneter nasional.

Selain itu, calon gubernur BI juga diharapkan mampu menjaga independensi bank sentral sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas sektor keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bapak Perry Warjiyo atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan,” kata Fauzi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7).

Fauzi mengatakan, Komisi XI DPR menghormati keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Menurutnya, proses pergantian Gubernur BI harus dilaksanakan sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Baca juga :
Legislator Soroti Meningkatnya Kasus Kekerasan, Minta Negara Hadir

Ia menegaskan Komisi XI akan menjalankan fungsi konstitusionalnya dengan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon gubernur BI yang diajukan Presiden.

Baca juga :
Kepala BGN Baru Sudaryono Larang Dapur MBG Gunakan Beras-Minyak Bersubsidi

“Komisi XI DPR akan menjalankan proses uji kelayakan dan kepatutan secara objektif, profesional, serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Fauzi berharap proses seleksi menghasilkan pemimpin Bank Indonesia yang mampu menjaga kredibilitas kebijakan moneter di tengah dinamika perekonomian global maupun domestik, sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Baca juga :
Kemenkes: Naiknya Kasus HIV di Sidoarjo karena Skrining Semakin Luas

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu (26/7). Pemerintah, kata Prasetyo, akan menindaklanjuti pengunduran diri tersebut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Prasetyo juga menyampaikan Presiden memberikan apresiasi atas dedikasi Perry Warjiyo selama tujuh tahun memimpin Bank Indonesia dan menjaga stabilitas moneter serta sistem keuangan nasional.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Fauzi Amro Gubernur BI Perry Warjiyo Bank Indonesia