Gabungan Ojol Gelar Syukuran Potongan Aplikator jadi 8 Persen, Adian Hadir

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 07/05/2026 23:25 WIB


Jadi perjuangan teman-teman driver ojek online adalah menurunkan tarif potongan 10 persen. Nah, kita kaget ketika kemarin Pak Prabowo mengatakan tidak 10 persen, tapi 8 persen Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu ikut dalam acara syukuran Gabungan pengemudi ojek online (ojol) atas keputusan pemerintah menurunkan tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. (Foto: Ist/jurnas)

JAKARTA - Gabungan pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran atas keputusan pemerintah menurunkan tarif potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. Kebijakan itu sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Lapangan Monas, Jakarta.

Acara syukuran tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Ia mengaku terkejut karena tuntutan awal para pengemudi ojol sebenarnya hanya meminta penurunan potongan menjadi 10 persen.

“Jadi perjuangan teman-teman driver ojek online adalah menurunkan tarif potongan 10 persen. Nah, kita kaget ketika kemarin Pak Prabowo mengatakan tidak 10 persen, tapi 8 persen,” kata Adian di Jakarta, Kamis (7/5).

Menurut Adian, kebijakan tersebut disambut positif oleh para pengemudi ojol karena dinilai menjadi kemenangan dari perjuangan yang selama ini mereka suarakan.

Baca juga :
Neng Eem Apresiasi Respons Kemenag Tangani Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

“Dalam konteks persentase tersebut, seluruh driver ojol saya lihat senang. Yang dia perjuangkan satu pertempuran sudah dimenangkan,” ujarnya.

Baca juga :
Kemenag Bentuk Tim Ahwa, Siapkan Seleksi Majelis Masyayikh untuk Penguatan Mutu Pesantren

Meski demikian, Adian mengingatkan agar negara tidak berubah menjadi pemain baru di sektor aplikator transportasi daring melalui pembelian saham perusahaan aplikasi. Ia menilai peran negara sebaiknya tetap difokuskan pada pengawasan dan perlindungan kesejahteraan pekerja.

“Cukuplah sebatas kepemilikan saham saja. Kenapa? Ada banyak aplikasi yang lain termasuk kayak JogjaKita, ada NuJek, ada Josal, banyak sekali,” tuturnya.

Baca juga :
Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Hari Ini

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang pengemudi ojol, Yudi, menegaskan bahwa syukuran tersebut tidak bermuatan politik. Ia menyebut kegiatan itu murni bentuk apresiasi atas aspirasi para pengemudi yang akhirnya direspons pemerintah.

“Ini saya perlu tegaskan tidak ada bersifat politis, tapi memang normatif murni aspirasi kami terkait potongan yang begitu menggila. Hari demi hari makin besar bahkan sampai 40-50 persen,” kata Yudi.

Ia menilai keputusan pemotongan tarif aplikator menjadi 8 persen sudah sesuai dengan harapan para pengemudi ojol.

“Nah terkait dengan potongan 8 persen ini, kami sudah pelajari draf, itu sudah sesuai harapan kami,” ujarnya.

Namun demikian, Yudi berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan tersebut melalui aturan resmi, tidak hanya sebatas pernyataan Presiden.

“Nah terkait untuk realisasi, ini kan baru statement dari Bapak Presiden,” pungkasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Adian Napitupulu Syukuran Driver Ojol Potongan Aplikator Prabowo Subianto