Perkuat Jejaring Bisnis, UMKM Binaan ASDP Ikuti Inabuyer 2026

Aliyudin Sofyan | Rabu, 06/05/2026 22:23 WIB


ASDP menghadirkan UMKM Mutiara Craft yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil pengolahan limbah plastik UMKM binaan ASDP Indonesia Ferry di ajang Inabuyer 2026. Foto: asdp/katakini

JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengikutsertakan UMKM binaan berpartisipasi di ajang Inabuyer 2026 pada 5-7 Mei 2026 untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring bisnis, sekaligus mendorong daya saing pelaku usaha lokal di tingkat nasional.

Inabuyer merupakan program strategis pemerintah yang mempertemukan buyer dan supplier dalam satu ekosistem bisnis terintegrasi. Kehadiran forum ini menjadi ruang kolaborasi yang membuka peluang kerja sama lebih luas, mempercepat pertumbuhan UMKM, serta memperkuat rantai pasok nasional yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Keikutsertaan ASDP dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui perluasan akses pasar dan penguatan jejaring bisnis. Kami percaya, kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan pelaku usaha dapat menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo.

ASDP menghadirkan UMKM Mutiara Craft yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil pengolahan limbah plastik melalui kolaborasi bersama Plastic Pay. Program ini mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai tambah dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong implementasi ekonomi sirkular di tengah masyarakat.

Baca juga :
KPK Periksa 3 Kepala Dinas Terkait Kasus Bupati Cilacap

Pelaksanaan program tersebut turut didukung oleh Reverse Vending Machine (RVM) yang terhubung dengan aplikasi Plastic Pay. Melalui sistem ini, masyarakat dapat menukarkan botol plastik bekas menjadi poin digital yang dapat dikonversi menjadi uang elektronik. Mesin RVM telah ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, termasuk di Kantor Pusat ASDP, guna memperluas partisipasi publik dalam pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan. 

Baca juga :
Ini Adab dan Panduan Berkurban Sesuai Sunah Rasulullah

Kurangi Jejak Karbon

Sejak dimulainya kolaborasi pada 2023 hingga Mei 2026, program ini berhasil mengumpulkan 3,03 ton sampah plastik atau setara 161.857 botol plastik dari 931 partisipasi masyarakat. Inisiatif tersebut turut berkontribusi menyelamatkan 2.557 meter persegi lahan serta mengurangi jejak karbon sebanyak 16 kilogram.

Baca juga :
Ujian Rumah Tangga Tak Terelakkan, Ini Cara Menghadapinya Menurut Islam

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup ramah lingkungan di Indonesia.

“Kontribusi ASDP dalam menghadirkan UMKM pada Inabuyer 2026 mencerminkan dukungan nyata perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas UMKM, sekaligus mendukung SDG 13 Aksi Iklim dan SDG 14 Konservasi Kehidupan Bawah Air melalui pengurangan limbah plastik dan pencegahan pencemaran lingkungan,” kata Windy.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
UMKM Binaan Inabuyer 2026 Heru Widodo