Waspada, Ini Kebiasaan Anak Muda yang Bisa Mengganggu Kesuburan

M. Habib Saifullah | Senin, 15/12/2025 09:35 WIB


Berikut beberapa kebiasaan di usia muda yang terbukti berisiko menurunkan kesuburan jika dilakukan secara terus-menerus Ilustrasi - kebiasaan buruk di saat muda yang bisa mempengaruhi kesuburan (Foto: Deon Black/Unsplash)

JAKARTA - Usia muda sering dianggap sebagai masa paling sehat dan produktif. Namun, sejumlah kebiasaan yang dilakukan sejak remaja hingga dewasa awal tanpa disadari dapat berdampak jangka panjang, termasuk pada kesuburan.

Gaya hidup modern, tekanan sosial, dan pola konsumsi yang tidak seimbang berkontribusi terhadap penurunan kualitas sistem reproduksi, baik pada pria maupun perempuan.

Berikut beberapa kebiasaan di usia muda yang terbukti berisiko menurunkan kesuburan jika dilakukan secara terus-menerus.

1. Merokok Sejak Dini

Baca juga :
Hukum Islam Mengikat Rambut dan Menggulung Celana

Merokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang dapat merusak sel reproduksi. Pada pria, rokok berpengaruh terhadap jumlah dan kualitas sperma, sedangkan pada perempuan dapat mengganggu ovulasi serta mempercepat penurunan kualitas sel telur.

Baca juga :
Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Hari Ini

2. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Minum alkohol secara rutin sejak usia muda dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi. Alkohol juga berpotensi merusak organ reproduksi dan menurunkan peluang kehamilan di kemudian hari.

Baca juga :
Menkum Imbau Advokat Terapkan KUHP-KUHAP Baru dengan Jaga Kode Etik

3. Sering Begadang dan Kurang Tidur

Kurang tidur kronis memengaruhi kerja hormon dalam tubuh, termasuk hormon reproduksi. Kebiasaan begadang, baik karena pekerjaan, hiburan, maupun penggunaan gawai berlebihan, dapat menurunkan kualitas sperma dan mengganggu siklus menstruasi.

4. Pola Makan Tidak Sehat

Konsumsi makanan cepat saji, tinggi gula, dan lemak jenuh sejak usia muda berisiko menyebabkan gangguan metabolik. Kondisi ini berkaitan erat dengan penurunan kesuburan karena memengaruhi hormon dan kualitas sel reproduksi.

5. Kurang Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau terlalu jarang bergerak dapat memicu obesitas dan gangguan hormon. Berat badan berlebih diketahui berhubungan dengan penurunan kesuburan pada pria dan perempuan.

6. Stres Berkepanjangan

Tekanan akademik, pekerjaan, dan masalah sosial yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stres kronis. Stres berkepanjangan memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat menghambat hormon reproduksi.

7. Penggunaan Gadget Berlebihan

Paparan panas dan radiasi dari gawai, terutama jika sering diletakkan di dekat organ reproduksi, dikaitkan dengan penurunan kualitas sperma. Selain itu, penggunaan gadget berlebihan juga memperburuk kualitas tidur.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
kesuburan muda kebiasaan buruk kesehatan reproduksi