Adab Bertetangga Menurut Islam, Panduan Hidup Harmonis

M. Habib Saifullah | Jum'at, 03/10/2025 19:15 WIB


Islam merupakan agama yang menekankan pentingnya hubungan sosial, salah satunya hubungan dengan tetangga. Ilustrasi adab-adab bertetangga (Foto: Unsplash/Nikola Knezevic)

JAKARTA - Islam merupakan agama yang menekankan pentingnya hubungan sosial, salah satunya hubungan dengan tetangga.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa kedudukan tetangga begitu mulia, bahkan malaikat Jibril berkali-kali memberi wasiat tentang tetangga hingga Nabi mengira tetangga akan mendapat hak warisan.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga adab dan akhlak dalam bertetangga.

Dalam kehidupan sehari-hari, tetangga adalah orang yang paling dekat dengan kita setelah keluarga. Saat ada kesulitan, tetangga biasanya menjadi pihak pertama yang tahu dan bisa membantu.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Karena itu, Islam memberikan pedoman jelas tentang bagaimana seorang Muslim harus bersikap kepada tetangganya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

1. Menjaga Hubungan Baik dan Tidak Menyakiti

Rasulullah SAW bersabda:

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Saling Menolong dalam Kebaikan

Islam menganjurkan umatnya untuk saling menolong, termasuk kepada tetangga. Membantu saat mereka kesulitan, berbagi makanan, atau sekadar memberikan perhatian kecil menjadi wujud nyata adab Islami dalam bermasyarakat.

3. Menjaga Privasi dan Rahasia Tetangga

Seorang Muslim dianjurkan untuk tidak mencampuri urusan pribadi tetangganya, apalagi membuka aibnya. Menjaga rahasia tetangga adalah bentuk penghormatan yang diajarkan dalam Islam.

4. Menebar Salam dan Silaturahmi

Menyapa tetangga dengan salam, mengunjungi mereka saat sakit, serta menghadiri undangan atau hajatan merupakan bentuk silaturahmi yang mempererat hubungan sosial. Rasulullah SAW mencontohkan akhlak ini sebagai bagian dari adab bertetangga yang mulia.

5. Saling Menghormati dan Toleransi

Perbedaan keyakinan atau status sosial tidak boleh menjadi penghalang untuk menjalin hubungan baik dengan tetangga. Islam menekankan pentingnya menghormati sesama manusia, termasuk dalam lingkup kehidupan bertetangga.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Adab Bertetangga Islam Hubungan Sosial