Inilah Lima Kitab Maulid Paling Populer di Indonesia

M. Habib Saifullah | Sabtu, 06/09/2025 16:05 WIB


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal setiap tahunnya selalu diisi dengan berbagai tradisi keagamaan di seluruh dunia Islam, termasuk di Indonesia. Ilustrasi seseorang membaca kitab maulid (Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal setiap tahunnya selalu diisi dengan berbagai tradisi keagamaan di seluruh dunia Islam, termasuk di Indonesia.

Salah satu tradisi yang melekat adalah pembacaan kitab Maulid, yaitu karya sastra keagamaan yang berisi kisah kelahiran, perjalanan hidup, serta pujian kepada Rasulullah SAW.

Kitab-kitab ini bukan hanya menjadi sarana memperingati hari lahir Nabi, tetapi juga medium dakwah untuk menanamkan cinta kepada Rasul.

Seiring perkembangan zaman, pembacaan kitab Maulid tetap bertahan di tengah masyarakat. Bahkan, beberapa kitab tertentu telah menjadi rujukan utama di berbagai majelis, pesantren, hingga perayaan Maulid skala besar.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Berikut Ini Lima Kitab Maulid Paling Masyhur di Indonesia

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Kitab Maulid ad-Diba’i

Disusun oleh Al-Hafidz Abdurrahman ad-Diba’i, kitab ini menjadi salah satu yang paling banyak dibaca di Indonesia. Isinya berupa syair dan prosa yang menggambarkan kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak lahir hingga wafat.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Kitab Maulid al-Barzanji

Disusun oleh Ja’far al-Barzanji, kitab ini berisi kisah kelahiran Nabi dengan bahasa sastra Arab yang indah. Di Indonesia, Barzanji sangat populer dan kerap dibacakan dalam acara Maulid, akikah, hingga pernikahan.

Kitab Maulid Simtudduror

Karya Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi ini menjadi rujukan utama dalam peringatan Maulid, terutama di kalangan habaib. Gaya bahasanya penuh dengan pujian kepada Nabi dan doa-doa keberkahan.

Kitab Maulid ad-Diba’i al-Kabir

Versi panjang dari Maulid Diba’i ini sering dipakai dalam perayaan besar. Isinya lebih rinci dalam menggambarkan sirah Nabi, dengan tambahan doa dan syair yang menyentuh hati.

Kitab Maulid al-Azab

Meski tidak sepopuler Barzanji atau Simtudduror, kitab ini tetap dibaca di beberapa daerah. Isinya menekankan pada keagungan Rasulullah dan pentingnya meneladani akhlaknya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Maulid Nabi Kitab Maulid Islam Tradisi